Mubeng Beteng di Keraton Yogyakarta, Masyarakat Diminta Tak Pakai Celana Pendek

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Suasana peringatan malam 1 Suro di Keraton Yogyakarta, Rabu (19/7). Foto: Bagas Adhita/kumparan

Hajad Kawula Dalem Lampah Budaya Mubeng Beteng 1 Suro alias tahun baru Jawa 1 Sura Be 1960 bakal digelar di Keraton Yogyakarta pada Selasa (16/6) malam sampai Rabu (17/6) awal hari.

Seperti namanya, Hajad Kawula Dalem merupakan agenda nan diinisiasi kawula alias masyarakat, tepatnya oleh Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.

"Jadi agenda ini memang bukan Hajad Dalem milik Keraton Yogyakarta ya, tapi inisiatif dari Abdi Dalem dan masyarakat dalam rangka nyengkuyung (mendukung) keraton sebagai pusat kebudayaan," kata Ketua Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT. Kusumanegara, dalam keterangan tertulis nan diterima kumparan, Minggu (14/6).

Setiap tahun, Mubeng Beteng selalu antusias diikuti masyarakat. Kusumanegara mengimbau masyarakat nan mengikuti Mubeng Beteng senantiasa menjaga kenyamanan, keheningan, ketertiban dan kekhidmatan acara.

Selain itu, masyarakat dimintai memakai busana nan rapi dan sopan serta tidak mengenakan celana pendek.

"Monggo untuk seluruh Abdi Dalem nan bakal bergabung, kami imbau bisa menggunakan busana pranakan dan kebaya jangkep. Bagi masyarakat umum, bisa berasosiasi dengan busana nan bebas, rapi, sopan, dan nyaman, ya jadi kami harapkan tidak pakai celana pendek," kata Kusumanegara.

Sejumlah abdi dalem Keraton Yogyakarta mengikuti tradisi Lampah Budaya Mubeng Beteng di Keraton Yogyakarta, DI Yogyakarta, Selasa (11/9) malam. Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp/18.

Kusumanegara mengatakan aktivitas Mubeng Beteng ini bermaksud menyatukan rasa untuk menjalani refleksi berbareng demi menyambut tahun baru nan lebih baik.

"Nah, dalam beberapa tahun terakhir agenda ini kemudian difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan alias Kundha Kabudayan Daerah Istimewa Yogyakarta," jelasnya.

Mubeng Beteng bakal diawali dengan pembacaan macapat nan melantunkan kidung pengharapan untuk tahun baru nan lebih baik.

Pembacaan macapat bakal dimulai pukul 21.00 WIB di Kagungan Dalem Bangsal Pancaniti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Nantinya pada pukul 23.50 WIB bakal dilakukan seremonial dan persiapan pemberangkatan peserta Lampah Budaya Mubeng Beteng di letak nan sama.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan