Mitos atau Fakta: Kurang Tidur Picu Diabetes

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 20 April 2026 |20:18 WIB

 Kurang Tidur Picu Diabetes

Mitos alias Fakta: Kurang Tidur Picu Diabetes (Foto: Freepik)

JAKARTA - Tidur nan cukup adalah perihal nan dibutuhkan agar tubuh tetap prima. Dengan tidur, tubuh bisa kembali memulihkan rasa capek nan dirasakan, baik secara bentuk maupun mental.

Namun, jangan salah, waktu tidur untuk beristirahat ini juga sangat dianjurkan tepat. Jika Anda kurang tidur, maka perihal tersebut bakal berakibat pada kondisi psikologis dalam berkegiatan besok hari saat bangun.

Menurut jurnal nan diterbitkan oleh Frontiers berjudul “The effects of sleep deprivation on cognitive flexibility: a scoping review of outcomes and biological mechanisms”, kurang tidur bisa mengurangi kecermatan ketepatan otak dalam berpikir.

Selain itu, perihal tersebut secara biologis bisa membikin pasokan oksigen ke otak berkurang, aliran darah ke otak tidak lancar, dan terjadi perubahan hormon serta gen dalam tubuh.

Sementara itu, melansir dari Harvard Health Publishing, kurang tidur bisa membikin tubuh lemas dan setiap sistem dalam tubuh rusak. Hal itu dapat menyebabkan Anda mudah terserang beragam penyakit.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com