Binti Mufarida
, Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2026 |07:16 WIB

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah (foto: Okezone)
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui KBRI Bogota terus memantau situasi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 nan mengguncang Kolombia, pada Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat.
Gempa tersebut berpusat di Departemen Choco, sekitar 280 kilometer dari Bogota. Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, melaporkan sebanyak 111 orang meninggal bumi dan 87 orang mengalami luka-luka. Selain itu, lebih dari 1.000 gedung dilaporkan rusak maupun hancur akibat gempa.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan KBRI Bogota telah berkomunikasi dengan WNI nan berada di sejumlah wilayah terdampak.
"KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI nan berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman," kata Heni, Selasa (11/8/2026).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·