loading...
JAKARTA - Penelitian menunjukkan bahwa emosi 'dihantui' mungkin disebabkan oleh gelombang infrasonik – bunyi di bawah periode pendengaran – nan menciptakan stres dan fatamorgana nan tidak disadari oleh orang tersebut.
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa apa nan diyakini sebagai kejadian berpenunggu di gedung tua alias ruang bawah tanah mungkin berasal dari bunyi berfrekuensi sangat rendah, nan juga dikenal sebagai infrasound, nan tidak dapat didengar oleh manusia.
Meskipun tidak terlihat dan tidak dapat dirasakan secara langsung oleh pendengaran, gelombang infrasonik ini tetap dapat memberikan akibat nan nyata pada ilmu jiwa dan fisiologi manusia, menurutIFLScience.
Ide ini bukanlah perihal nan sepenuhnya baru. Sejak tahun 1988, sekelompokilmuwantelah menyelidiki kejadian asing di laboratorium mereka, di mana banyak orang merasa tidak nyaman, merinding, alias apalagi memandang "sesuatu" alias "seseorang".
Setelah diselidiki, mereka menemukan penyebabnya adalah kipas ventilasi baru nan menghasilkan getaran infrasonik. Ketika perangkat dimatikan, kejadian asing itu menghilang.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·