
Minta Laporan Ade Armando Ditindaklanjuti, 40 Ormas Islam Geruduk Bareskrim Pekan Depan (Achmad Al Fiqri)
JAKARTA - Sebanyak 40 organisasi Islam nan tergabung dalam Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama bakal menggeruduk Bareksrim Polri pada pekan depan.
Juru bicara Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama, Syaefullah Hamid menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk menuntut Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan mereka terhadap Ade Armando, Permadi Arya hingga Grace Natalie.
"Ya, minggu depan kita bakal datang ke Mabes Polri untuk mempertanyakan kelanjutan dari laporan nan sudah kita buat, dan mungkin kita juga bakal sekaligus menyertakan, mengajukan, menyampaikan surat resmi ke Mabes Polri," ujar Syaefullah saat bertemu pers di Kantor DPP Al Irsyad Al Islamiyyah, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).
Namun, Syaefulloh mengaku, pihaknya belum menentukan waktu nan pasti untuk menyambangi Bareskrim Polri.
"Segera kita kabari teman-teman media, tapi bakal kita lakukan minggu depan," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PB Pemuda Al Irsyad, Sami Muhamad meminta Bareskrim Polri tak melimpahkan laporannya ke Polda Metro Jaya. Hal ini ditujukan untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses nan tengah berlangsung.
"Kami memandang bahwa penanganan di tingkat Bareskrim bakal memberikan agunan nan lebih kuat terhadap indepedensi proses, mengingat sensitivitas dan perhatian publik nan tinggi terhadap proses ini," terang Syaefullah.
Sebelumnya, Aliansi Ormas Islam nan diklaim terdiri atas 40 organisasi melaporkan pegiat media sosial Ade Armando, Permadi Arya namalain Abu Janda hingga Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan dilayangkan mengenai beredarnya potongan video pidato Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) di UGM beberapa waktu lalu.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·