Jakarta, CNBC Indonesia - Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID memasang sasaran nan cukup optimistis untuk keahlian personil holding pada tahun 2026. Sebagai contoh, untuk komoditas emas, perusahaan menargetkan kenaikan produksi 6% menjadi 31,7 ton dari 29,9 ton emas pada 2025.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan, MIND ID memposisikan tahun 2026 sebagai fondasi strategis untuk memperkuat keberlanjutan dan optimasi nilai portofolio perusahaan.
"Untuk emas, PT Antam dan PT Freeport Indonesia, MIND ID menargetkan kenaikan menjadi 6% nan didukung oleh peningkatan keahlian operasional," kata Maroef dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) berbareng Komisi XII DPR RI, Senin (13/4/2026).
Sementara itu, untuk feronikel Antam dibidik naik 14% menjadi 18,4 ribu ton. Kemudian komoditas aluminium, untuk tahun 2026, MIND ID menetapkan sasaran sebesar 275 ribu ton dengan konsentrasi pada stabilisasi operasional.
Berikutnya, untuk komoditas batu bara melalui PT Bukit Asam Tbk (PTBA) ditargetkan naik 5% menjadi 49,5 juta ton dari realisasi 47,2 juta ton di 2025. Adapun, perihal ini mencerminkan stabilitas permintaan dan upaya optimasi produksi perseroan.
Selanjutnya, untuk bijih bauksit melalui Antam ditargetkan meningkat sebesar 89% menjadi 5,3 juta wmt. Hal ini sejalan dengan strategi hilirisasi bauksit nan terus dilakukan oleh MIND ID.
Lalu, untuk nickel matte melalui PT Vale Indonesia (PTVI) targetnya dipatok sebesar 68.000 ton, selaras dengan rencana perawatan pabrik Sorowako PT Vale Indonesia.
Sedangkan untuk bijih nikel dari PT Antam dan PT Vale Indonesia naik signifikan sebesar 33% menjadi 24,4 juta wmt didorong dengan dimulainya operasi produksi blok Bahodopi dan Pomalaa milik PT Vale Indonesia.
"Untuk komoditas timah dari PT Timah menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar 63% menjadi 29,1 ribu ton, menunjukkan hasil dari inisiatif peningkatan keahlian operasional PT Timah," kata dia.
Lebih lanjut, Maroef menilai secara keseluruhan tahun 2026 mencerminkan konsentrasi MIND ID pada penguatan hilirisasi, peningkatan efisiensi, serta pembuatan nilai tambah nan berkelanjutan.
"Dengan fondasi ini kami optimis MIND ID dapat terus berkontribusi secara signifikan bagi perekonomian nasional dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.
(ven/wia)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·