Meski Lolos Perempatfinal Piala FA 2025-2026, Josep Guardiola Tak Puas dengan Skor 3-1 Manchester City atas Newcastle United

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Meski Lolos Perempatfinal Piala FA 2025-2026, Josep Guardiola Tak Puas dengan Skor 3-1 Manchester City atas Newcastle United

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola. (Foto: Instagram/mancity)

NEWCASTLE – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah pasukannya melibas Newcastle United dengan skor 3-1 di babak kelima Piala FA 2025-2026, Minggu (8/3/2026) awal hari WIB. Meski begitu, masa ada rasa penyesalan nan membikin Guardiola kurang puas, ialah buruknya penyelesaian akhir sehingga membikin Man City kandas mencatatkan kemenangan nan lebih besar lagi.

Padahal, hasil ini tidak hanya menjaga ambisi Quadruple mereka tetap hidup, tetapi juga diklaim sebagai performa terbaik The Citizens di kandang Newcastle selama 10 tahun masa kepemimpinan Guardiola di Inggris.

1. Efek Magis Savinho dan Ketajaman Marmoush

Meski sempat tertekan di 20 menit awal, Man City sukses bangkit lewat tindakan Savinho. Penyerang asal Brasil tersebut mencetak gol penyeimbang dalam penampilan perdananya sebagai starter setelah tidakhadir lebih dari dua bulan.

Momentum tersebut kemudian disempurnakan oleh Omar Marmoush nan memborong dua gol tambahan. Ketajaman Marmoush musim ini betul-betul menjadi momok bagi The Magpies, di mana empat dari enam golnya sejauh ini bersarang di gawang tim didikan Eddie Howe.

Guardiola pun memberikan pujian unik kepada pemain nan jarang mendapat menit bermain, termasuk bek Nathan Ake nan tampil sangat disiplin menjaga lini belakang.

 Instagram/mancity) Manchester City. (Foto: Instagram/mancity)

"Sangat menyenangkan bisa tetap memperkuat di beragam kejuaraan lantaran ini membikin semua pemain bisa terlibat," ujar Guardiola, dilansir dari Manchester Evening News, Minggu (8/3/2026).

2. Satu Penyesalan di Balik Pesta Gol

Meski bangga dengan konsentrasi dan perilaku pemainnya baik saat menyerang maupun bertahan, Guardiola meninggalkan St James' Park dengan satu ganjalan. Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti banyaknya kesempatan emas nan terbuang sia-sia, terutama saat pemainnya berhadapan satu musuh satu dengan kiper lawan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com