Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Arahan tersebut disampaikan saat meninjau progres pembangunan sekolah tersebut pada Selasa (4/8).
Pada kesempatan tersebut, dia meminta seluruh pekerjaan nan belum rampung segera dituntaskan agar aktivitas belajar mengajar bisa melangkah kondusif dan nyaman. Selain mengejar sasaran waktu, kualitas pengerjaan tetap kudu dijaga terutama pada tahap akhir alias finishing.
"Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama kerapian pada tahap finishing, sehingga seluruh aktivitas belajar mengajar dapat melangkah dengan baik," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dody menyebut pembangunan sekolah rakyat menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah menghadirkan akses pendidikan berbobot lewat penyediaan prasarana nan memadai. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berakhir pada penyelesaian gedung sekolah, tetapi juga mencakup seluruh prasarana pendukung aktivitas pendidikan.
SRT 1 Kuantan Singingi dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare dengan total luas gedung mencapai 13.081,84 meter persegi. Kompleks sekolah ini terdiri atas 25 massa gedung nan saling terintegrasi.
Proyek ini menjadi tanggung jawab Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Riau, dengan kontraktor pelaksana PT Duta Rama-PT Gala Karya (KSO). Nilai perjanjian pembangunan tercatat sebesar Rp226,98 miliar nan berasal dari APBN Tahun Anggaran 2025-2026.
Berdasarkan info per 3 Agustus 2026, progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 92,59 persen. Kementerian PU menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada 8 Agustus 2026.
Sejumlah akomodasi utama di kompleks sekolah ini telah memasuki tahap penyelesaian. Fasilitas tersebut meliputi gedung SMA, SMP, dan SD, gedung serbaguna, dapur, rumah ibadah, asrama, akomodasi olahraga, jaringan utilitas, hingga penataan area sekolah.
Seluruh akomodasi tersebut dirancang sebagai satu kesatuan lingkungan pendidikan terpadu. Konsep ini memungkinkan siswa dari jenjang SD hingga SMA belajar dalam satu area nan saling terhubung.
Sebagai informasi, SRT merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan masyarakat melalui penyediaan prasarana berkualitas. Program ini sejalan dengan Visi PU 608 nan diusung Kementerian PU dalam menghadirkan prasarana pendidikan nan aman, fungsional, dan berkelanjutan.
Kementerian PU menyebut prasarana pendidikan nan layak menjadi fondasi krusial bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, program ini juga diharapkan turut mendukung sasaran nomor kemiskinan nol persen melalui pemerataan akses pendidikan.
(rir)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·