Mensesneg Sebut Saling Dukung Kunci Stabilitas, PDIP Bicara Peran Penyeimbang

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

PDI Perjuangan (PDIP) menanggapi pernyataan Mensesneg Prasetyo Hadi nan mendorong koordinasi erat semua pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menjelaskan peran partainya nan disebutnya sebagai partai penyeimbang pemerintahan.

"Sejak awal kan kita menyampaikan bahwa kita menyatakan diri sebagai partai penyeimbang. Artinya kita mendukung penuh pemerintahan dalam menjalankan pemerintahan dan program-program nan dibutuhkan oleh rakyat dan bangsa," kata Deddy kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deddy mengatakan partainya mendukung keberhasilan pemerintahan saat ini. Meski begitu, partainya tetap terus menyuarakan kritik hingga rekomendasi agar segala kebijakan pemerintah dapat melangkah baik.

"Tetapi pada saat nan sama kita juga bakal memberikan catatan, kritik dan rekomendasi untuk perbaikan alias penyimpangan. Itulah prinsip sebagai partai penyeimbang, agar ada checks and balances di satu sisi dan di sisi lain agar rakyat punya saluran dalam menyampaikan aspirasi dan masukan," ujarnya.

Deddy menegaskan PDIP tidak bakal membiarkan jalannya pemerintahan saat ini gagal. PDIP, kata dia, bakal terus memastikan pemerintah menjalankan petunjuk sesuai konstitusi dan kehendak rakyat.

"Tidak pernah ada kemauan dari PDI Perjuangan agar pemerintah kandas tetapi kami juga punya tanggungjawab moral, etis dan ideologis untuk memastikan pengelolaan kekuasaan dan pemerintah sesuai dengan konstitusi dan petunjuk rakyat. Itulah sejatinya yg dimaksud dengan partai penyeimbang," kata dia.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menekankan pentingnya koordinasi erat semua pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Prasetyo mengatakan tantangan ekonomi saat ini menuntut kerja sama nan semakin kuat.

Hal itu disampaikan Prasetyo dalam konvensi pers usai pertemuan antara DPR dan pemerintah di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6). Prasetyo mulanya mengapresiasi pertemuan nan difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan dihadiri Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa hingga Gubernur BI Perry Warjiyo.

"Saya kira ini sebuah gambaran sinyal nan memang kita harapkan, terjadinya koordinasi nan erat, koordinasi nan intens di antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi di dalam rangka tadi, menjaga baik moneter maupun fiskal kita terus berada di posisi nan kita harapkan," ujarnya.

Pras mengatakan saat ini tantangan ekonomi menuntut kerja sama nan kuat. Sebab itu, kata dia, kebijakan nan ditempuh pemerintah dan otoritas ekonomi kudu saling mendukung.

"Dalam situasi hari ini, menuntut kerja sama di antara kita semua. Kebijakan-kebijakan kudu saling mendukung, saling memperkuat satu sama lain, baik dari sisi ekonomi makro di moneter nan dibawa oleh Bank Indonesia, maupun di sisi fiskal nan dikendalikan oleh Menteri Keuangan nan kemarin dilaporkan dari angka-angka parameter menunjukkan bahwa sesungguhnya esensial ekonomi kita memang cukup kuat," imbuh dia.

Simak juga Video 'Prabowo dan Megawati Bergandengan Tangan, PDIP Tetap Jadi Penyeimbang?':

(fca/knv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News