, JAKARTA, – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa seluruh kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto murni berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia menyatakan pemerintah tidak pernah bekerja untuk mengejar hasil survei tertentu.
Pernyataan ini disampaikan Prasetyo menanggapi hasil survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) nan dirilis pada pekan terakhir Juli 2026. Survei tersebut menunjukkan tingkat kepuasan responden terhadap keahlian pemerintah.
"Sedari awal, selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari (hasil) survei ya," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui dalam perjalanan darat menuju Jakarta dari Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7) malam.
Fokus pada Janji Kampanye
Di dalam gerbong Kereta Api (KA) Nusantara Explorer, Prasetyo nan juga merupakan Juru Bicara Presiden RI itu menjelaskan bahwa program-program pemerintah saat ini merupakan tindak lanjut dari janji-janji kampanye Presiden Prabowo pada Pilpres 2024.
"Kami tidak pernah memandang alias bekerja untuk mengejar sebuah survei, tetapi dari nan kita kerjakan, kita percaya rakyat bakal bisa menerima semua nan kita jalankan sebagai janji kampanye," ujarnya.
Ia merinci beragam cita-cita bangsa nan tengah diupayakan, seperti kemajuan, kesejahteraan, dan kemandirian di beragam bidang. Di antaranya adalah pangan, energi, industrialisasi, dan hilirisasi.
Hasil Survei SMRC
Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menerbitkan hasil survei terbarunya pada bulan ini. Survei nan digelar pada 5-19 Juli 2026 itu menunjukkan tingkat kepuasan terhadap keahlian pemerintah mencapai 51,1 persen.
Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani saat merilis hasil survei pada Minggu (26/7) menjelaskan, dari nomor tersebut sebanyak 4,8 persen responden menyatakan sangat puas dan 46,3 persen cukup puas. Total responden survei berjumlah 749 orang nan merupakan penduduk negara Indonesia dengan kewenangan pilih.
Survei dilakukan dengan metode wawancara via telepon sebanyak 83,8 persen dan wawancara tatap muka sebanyak 16,2 persen. Adapun margin of error dari hasil survei tersebut sebesar kurang lebih 3,7 persen.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·