Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dijadwalkan menghadiri gelaran Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS (BRICS FMM) di India. Acara diselenggarakan di New Delhi pada 14-15 Mei 2026.
"BRICS juga bakal membahas kerja sama antarnegara BRICS, terutama di bagian sustainability, kemudian juga ekonomi digital," kata Sugiono setelah pernyataan pers berbareng Indonesia dan Singapura di Jakarta, dilansir Antara, Selasa (12/5/2026).
Sementara itu, ahli bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan bahwa BRICS FMM bakal membahas rumor dunia dan kawasan, terutama mengenai penguatan ketahanan, resiliensi, dan inovasi.
Menurut Yvonne, Indonesia bakal menegaskan komitmen kuatnya untuk terus berperan-serta secara aktif dalam BRICS.
"Indonesia bakal terus mendorong BRICS untuk berkedudukan lebih aktif dan konstruktif dalam mempromosikan perdamaian dan menjaga norma-norma dunia sesuai norma internasional," katanya.
India bakal menjadi tuan rumah BRICS FMM pada 14-15 Mei 2026 dan pertemuan itu bakal dipimpin oleh Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar.
Di laman resmi Kementerian Luar Negeri India disebutkan bahwa selain berperan-serta dalam pertemuan tersebut, para menteri luar negeri BRICS dan delegasi personil bakal berjumpa dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Selama pertemuan, para menteri luar negeri personil BRICS bakal berganti pandang mengenai isu-isu dunia dan regional nan menjadi kepentingan bersama.
Pada hari kedua, negara personil dan mitra BRICS bakal berperan-serta dalam sesi bertema 'BRICS@20: Membangun Ketahanan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan' nan bakal diikuti oleh sesi tentang 'Reformasi Tata Kelola Global dan Sistem Multilateral'. (fca/lir)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·