Menkomdigi: Pemerintah Terbuka pada Aspirasi, Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Secara khusus, Menkomdigi meminta netizen dan simpatisan tindakan untuk menyaring info nan beredar di media sosial selama demonstrasi berlangsung. Ia mengingatkan adanya kejadian "ilusi algoritma" nan kerap mengecoh pengguna internet.

Fenomena ini membikin konten nan muncul di linimasa terasa seperti mewakili realitas seluruhnya, padahal hanya bekerja berasas riwayat hubungan dan emosi pengguna.

“Jangan langsung menganggap linimasa sebagai gambaran komplit keadaan. Ilusi algoritma bisa membikin kita merasa semua orang sedang marah, semua orang membenarkan kekerasan, alias semua info nan kita lihat adalah fakta. Padahal, belum tentu demikian. Karena itu, periksa info dari beragam sumber, pahami konteksnya, dan jangan mudah terprovokasi,” kata Meutya.

Di akhir keterangannya, Meutya meminta masyarakat jeli memandang potongan video alias info tanpa konteks nan sengaja disebar untuk memecah belah.

“Ruang digital tidak boleh menjadi tempat untuk memperbesar provokasi. Perbedaan pendapat adalah perihal nan wajar dalam demokrasi, tetapi hoaks, hasutan kekerasan, dan manipulasi info tidak boleh diberi ruang. Mari kita jaga aspirasi tetap tersampaikan secara tenteram dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita