Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan pentingnya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas dalam membatasi penggunaan media sosial bagi anak.
Meutya mengungkap info nan menyebut persentase siswa nan mau mengakhiri hidup meningkat dalam kurun waktu 2015 hingga 2023.
Hal itu menurutnya tidak terlepas dari pengaruh konten-konten negatif di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Meutya, info itu didapat lewat program pemerintah Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada siswa-siswa di sekolah.
"Kalau kita lihat info pemerintah nan dilakukan dari hasil program Bapak Presiden ialah cek kesehatan cuma-cuma kepada anak-anak di sekolah, persentase nan berpikir mengakhiri hidup meningkat dari 2015 ke 2023, dengan 1,6 kali lipat," kata Meutya dalam sambutannya di aktivitas The Big Idea Forum (TBIF) CNN Indonesia, Kamis (16/4).
Politikus Partai Golkar itu mengatakan, nomor itu belum termasuk persentase percobaan siswa untuk mengakhiri hidup, nan juga mencatat kenaikan dari 3,9 persen di 2015 menjadi 10,7 persen di 2023.
"Jadi ini di luar info CKG, tapi info CKG saya enggak tahu, mungkin menunjukkan perihal nan serupa," ujar Meutya.
Oleh lantaran itu, Meutya menilai PP Tunas bisa mengatasi masalah tersebut lewat pembatasan penggunaan media sosial bagi anak. Dia mengatakan PP Tunas merupakan corak kepedulian Presiden untuk melindungi anak-anak dari konten-konten negatif di media sosial.
Kini, Indonesia menjadi negara kedua nan telah melakukan pembatasan akses anak ke media sosial, setelah Australia. Menurut Meutya, langkah serupa bakal diikuti negara-negara lain, Polandia, Italy, Yunani, hingga Austria.
"Artinya apa, Indonesia bisa memimpin dalam perihal merawat kehidupan," kata dia.
Sementara, info CKG menunjukkan 363 ribu dideteksi mempunyai indikasi depresi, dan 338 anak mempunyai indikasi kecemasan.
Foto: Dok. CNNIndonesia
CNN Indonesia kembali menggelar The Big Idea Forum (TBIF) nan kali ini mengusung tema 'Daya Perempuan: Merapat Kehidupan Memimpin Perubahan'.
Forum digelar di Studio 2 CNN Indonesia, Gedung Transmedia Jalan Kapten Tendean Kav 12-14A Jakarta 12790 pada pukul 16.00-18.00 WIB.
Sejumlah narasumber nan berbincang di forum tersebut ialah Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.
Lalu sebagai panelis ada Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, intelektual Prof. Carina Citra Dewi Joe, praktisi estetika dan kesehatan kulit dr. Ayu Widyaningrum, dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
(thr/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·