Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis alias MBG di Indonesia hingga saat ini tetap belum sepenuhnya berhasil.
Dia turut menyoroti keahlian Badan Gizi Nasional alias BGN sebelum akhirnya kepemimpinan lembaga tersebut beranjak ke Sudaryono.
Meski demikian, laki-laki nan berkawan disapa Zulhas ini optimistis bahwa di bawah kepemimpinan baru, penyelenggaraan program prioritas MBG dapat segera melangkah lebih optimal.
“Saudara-saudara memang ada nan sukses, ada nan on going, ada nan belum berhasil. nan belum sukses itu MBG, tapi sekarang sudah on the track dipimpin anak muda, mudah-mudahan MBG ini juga bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Zulhas saat menghadiri peresmian Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik alias PSEL Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8).
Pada kesempatan tersebut, Zulhas awalnya memaparkan deretan program strategis di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan, mulai dari pembangunan PSEL hingga program MBG.
Selain MBG, Zulhas turut menilai program Koperasi Desa Merah Putih alias KDMP belum melangkah secara efisien.
Dia menyoroti perlunya penertiban bentuk gedung KDMP, terutama nan berlokasi di wilayah dataran tinggi seperti wilayah pegunungan.
Zulhas menegaskan bahwa pemerintah bakal segera membenahi hambatan operasional pada KDMP tersebut, baik dari aspek tata letak letak maupun persoalan internal pada manajemen dan administrasi.
“Ada nan di gunung dan sebagainya itu kita bakal tertibkan, termasuk persoalan-persoalan manajemen dan administrasi. Kita bakal tertibkan agar cita-cita perjuangan Pak Presiden nan begitu mulia itu bisa kita sukseskan,” tuturnya.
7 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·