Rohman Wibowo
, Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2026 |15:41 WIB

Menko Airlangga (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan penandatanganan perjanjian alias ratifikasi kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA) dapat dirampungkan pada Oktober mendatang.
Kesepakatan strategis ini diharapkan segera diratifikasi oleh kedua belah pihak guna mempercepat penerapan kerja sama perdagangan dan investasi.
Airlangga menjelaskan bahwa penyusunan draf arsip final dalam jenis bahasa Inggris saat ini berada pada tahap penyelesaian akhir. Pemerintah juga telah berkoordinasi secara intensif dengan legislatif agar sistem ratifikasi di dalam negeri dapat melangkah lebih cepat.
"Di Indonesia sendiri, Kementerian Perdagangan sudah berkonsultasi dengan DPR dan kita bakal menggunakan sistem Perpres sehingga implementasinya lebih cepat," ujar Airlangga saat ditemui di instansi Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Kepastian ini juga didapati setelah pertemuan strategis antara pemerintah Indonesia dan para duta besar negara Uni Eropa.
Perjanjian ini dinilai menjadi game changer bagi perekonomian nasional, salah satunya melalui pembebasan langsung 90 persen pos tarif menjadi 0 persen nan bakal bersambung secara bertahap, sekaligus membuka akses pasar timbal kembali bagi sektor industri serta konsumen di kedua kawasan.
Ratifikasi IEU-CEPA juga digadang-gadan bisa membuka potensi investasi Eropa nan lebih luas di beragam sektor, seiring maraknya kunjungan delegasi upaya berskala besar dari negara-negara Eropa ke Indonesia belakangan ini.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·