Menjaga Laut, Melindungi Kehidupan Masyarakat Pesisir Sangkulirang

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Menjaga Laut, Melindungi Kehidupan Masyarakat Pesisir Sangkulirang Personel Satpolairud, Polres Kutim memeriksa kelengkapan arsip kapal saat melaksanakan patroli di perairan Sangkulirang.(Dok. Humas Polres Kutim)

BAGI masyarakat pesisir Sangkulirang, Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, laut bukan sekadar bentangan air. Ia adalah jalan pulang, tempat mencari nafkah, dan penghubung vital antarwilayah. Di jalur kehidupan nan bergerak ini, keselamatan pelayaran menjadi tanggung jawab kolektif nan tidak bisa ditawar.

Menyadari krusialnya aspek keamanan di perairan, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, secara konsisten melaksanakan patroli rutin. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap aktivitas pelayaran di wilayah Kecamatan Sangkulirang melangkah sesuai prosedur keselamatan dan norma nan berlaku.

Patroli Strategis di Titik Vital Sangkulirang

Kegiatan patroli nan dilaksanakan oleh personel Satpolairud Kutim, Bripka Masud dan Briptu Abdi W, menyasar sejumlah titik strategis nan menjadi urat nadi transportasi air. Lokasi-lokasi tersebut meliputi:

  • Pelabuhan LCT Penyeberangan
  • Dermaga Pasar Sangkulirang
  • Wilayah perairan sekitar Sangkulirang

Fokus utama dari operasi ini adalah melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan arsip perizinan kapal serta memastikan kesiapan perangkat keselamatan di atas kapal.

Edukasi Keselamatan dan Kelengkapan Dokumen

Kapolres Kutai Timur, AKB Fauzan Arianto, menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan tidak hanya untuk pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada para nakhoda, pemilik kapal, dan pengguna jasa transportasi air.

“Petugas mengingatkan agar setiap kapal dilengkapi sarana keselamatan wajib seperti pelampung penolong (lifebuoy), lampu navigasi, serta perlengkapan pendukung lainnya,” ujar Fauzan dalam keterangan, Sabtu (13/6/2026).

Selain aspek bentuk kapal, kepatuhan administratif juga menjadi sorotan. Pemilik dan operator kapal diimbau untuk selalu memperbarui arsip perizinan mereka. Dokumen nan sah bukan sekadar formalitas hukum, melainkan agunan bahwa kapal tersebut telah melalui verifikasi kepantasan operasi.

Pesan Keselamatan Satpolairud:

Pastikan kondisi kapal layak operasi, lengkapi perangkat keselamatan (lifebuoy & navigasi), dan pastikan seluruh arsip perizinan tidak kedaluwarsa sebelum memulai pelayaran.

Membangun Budaya Pelopor Keselamatan

Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan akibat kecelakaan di wilayah perairan Kutai Timur. Polres Kutim berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas pengawasan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) nan kondusif.

Kapolres berambisi masyarakat pesisir dan pengguna transportasi air dapat beralih bentuk menjadi pelopor keselamatan pelayaran. Kepatuhan terhadap patokan pelayaran sejatinya adalah corak perlindungan terhadap nyawa manusia, baik awak kapal maupun penumpang.

“Melalui aktivitas rutin ini, kami berkomitmen untuk terus datang memberikan pelayanan, perlindungan, dan edukasi demi terciptanya pelayaran nan aman, tertib, dan selamat di seluruh wilayah perairan Kutim,” tutupnya. (EM/I-1)


FAQ Keselamatan Pelayaran Sangkulirang

Apa saja perangkat keselamatan wajib di kapal kecil/tradisional?
Sesuai pengarahan Satpolairud, minimal kudu tersedia pelampung penolong (lifebuoy/life jacket) nan mencukupi jumlah penumpang dan lampu navigasi untuk pelayaran malam hari.

Mengapa arsip perizinan kapal sangat penting?
Dokumen nan tetap bertindak menunjukkan bahwa kapal telah memenuhi standar teknis dan legalitas untuk beraksi di perairan umum, sehingga meminimalisir akibat pelanggaran norma dan kecelakaan.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia