
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf (Felldy Utama/Okezone)
JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf mengungkap penyebab kenaikan biaya penerbangan jelang haji 2026 lantaran nilai avtur melonjak.
Saat ini, nilai avtur naik dari Rp13.656 menjadi Rp23.551 per liter. Garuda Indonesia dan Saudi Airlines sebagai maskapai nan melayani penerbangan jemaah haji 2026 meminta penambahan biaya.
“Tiba-tiba Garuda minta perubahan nilai dari penerbangan jamaah haji. Waktu itu kita juga menanyakan ke Saudi, ‘ini Garuda minta tambahan, Saudi enggak ya?’ Enggak, alhamdulillah enggak, waktu itu disampaikan. Ternyata tiba-tiba Saudi juga minta tambahan lantaran avturnya naik,” kata Irfan dalam bertemu pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, total tambahan biaya nan diajukan kedua maskapai mencapai nomor fantastis, ialah Rp1,77 triliun. Kondisi ini langsung dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah sigap mencari solusi.
Alih-alih membebankan kenaikan biaya kepada jamaah, Presiden Prabowo mengambil sikap tegas dengan menolak opsi tersebut. “Ya lantaran kita juga agak kelabakan ini, kami lapor kepada Presiden. Presiden mengatakan, ‘Apa pun nan terjadi, penambahan ini jangan dibebankan kepada jamaah’,” ujarnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·