Mengubah Persepsi Klinik Gigi yang Identik dengan Rasa Takut dan Tidak Nyaman

Sedang Trending 28 menit yang lalu
Mengubah Persepsi Klinik Gigi nan Identik dengan Rasa Takut dan Tidak Nyaman Pada seremoni ulang tahun ke-13, OMDC juga membagikan 1.300 paket sembako di 13 cabang. Jumlah tersebut menjadi simbol perjalanan perusahaan, ialah 13 tahun perjalanan, 13 cabang, dan 1.300 paket untuk masyarakat.(Dok. OMDC Dental)

BAGI sebagian masyarakat, pergi ke klinik gigi tetap identik dengan rasa khawatir, tidak nyaman, alias apalagi takut sebelum tindakan dilakukan. Persepsi tersebut membikin kunjungan ke dokter gigi tidak selalu menjadi pengalaman nan menyenangkan, terutama bagi pasien nan mempunyai pengalaman kurang baik dengan perawatan gigi sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perihal nan mau diubah oleh drg. Oktri Manessa ketika membangun OMDC Group. Sejak awal, Founder OMDC Group tersebut membawa pendapat bahwa klinik gigi tidak kudu menjadi tempat nan membikin pasien merasa tegang. Pengalaman nan nyaman dan menyenangkan dapat dibangun tanpa mengesampingkan kualitas jasa medis.

"Sejak awal, kami mau OMDC Dental tidak hanya dikenal lantaran konsepnya nan berbeda, tetapi juga lantaran kualitas jasa nan kami berikan. Karena itu, penemuan bagi kami selalu melangkah beriringan dengan peningkatan kualitas. Mulai dari kompetensi dokter, teknologi nan kami gunakan, hingga standar pelayanan kepada pasien," ujar Oktri.

Gagasan tersebut kemudian diterjemahkan melalui perjalanan OMDC selama 13 tahun. Berawal dari satu poli di OMDC Dental Mampang, Jakarta Selatan, OMDC mengembangkan beragam konsep klinik nan tidak hanya berfokus pada kegunaan jasa kesehatan, tetapi juga gimana pasien merasakan pengalaman sejak datang hingga menjalani perawatan.

Memasuki usia ke-13, OMDC mengusung tema 'New Chapter: Beyond Boundaries'. Tema tersebut menjadi penanda bagi perusahaan untuk melanjutkan pendekatan nan selama ini dikembangkan melalui penemuan konsep, ekspansi, teknologi, kualitas layanan, serta kontribusi kepada masyarakat.

OMDC Dental Mampang sebagai klinik pertama mengusung Japanese-inspired concept. Konsep tersebut kemudian berkembang ke beragam pendekatan lain, termasuk klinik dengan nuansa beauty salon, fashion boutique, cafe, hingga premiere movie theatre.

Alih-alih membikin seluruh klinik mempunyai tampilan nan seragam, konsep nan berbeda tersebut menjadi langkah OMDC menghadirkan suasana nan lebih dekat dengan keseharian pasien. Dengan pendekatan tersebut, kunjungan ke master gigi diupayakan tidak lagi sekadar dipersepsikan sebagai aktivitas medis nan menegangkan.

Inovasi konsep kemudian berkembang lebih jauh. Pada April 2025, OMDC memperkenalkan OMDC Dental Margonda dengan konsep First Class Dental Luxury nan mengadaptasi pengalaman perjalanan first class airlines ke dalam sebuah klinik.

Pengalaman tersebut mencakup check-in lounge, cabin crew, hingga beragam akomodasi nan dirancang memberikan suasana layaknya berada di kabin first class.

Pada akhir 2025, konsep berbeda kembali dihadirkan melalui OMDC Sport di Ampera, Jakarta Selatan. Klinik ini memadukan jasa dental dengan konsep bertema olahraga dan menyediakan pengalaman bermain padel secara cuma-cuma bagi pasien, di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga raket tersebut.

Dua konsep terbaru itu memperlihatkan gimana OMDC mencoba memperluas makna pengalaman pasien. Ruang klinik tidak hanya dirancang untuk menjalankan kegunaan medis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana nan lebih nyaman dan relevan dengan style hidup masyarakat.

Pengalaman pasien ditopang teknologi
Perubahan pengalaman pasien juga tidak berakhir pada konsep ruang. OMDC mengembangkan jasa berbasis teknologi untuk mendukung proses pemeriksaan dan perencanaan perawatan.

Salah satunya melalui jasa 3D Advanced Dental Imaging & Radiology nan memungkinkan master memperoleh gambaran kondisi gigi dan rahang secara lebih detail, akurat, dan cepat.

Teknologi nan digunakan antara lain 3D CBCT (Cone Beam Computed Tomography), nan menghasilkan visualisasi tiga dimensi struktur gigi, tulang rahang, saraf, serta jaringan di sekitarnya.

Hasil radiologi tersedia dalam waktu kurang dari 10 menit. Dengan support tersebut, pasien untuk beragam kebutuhan perawatan dapat menjalani konsultasi, pemeriksaan radiologi, hingga tindakan dalam satu kunjungan.

Teknologi tersebut dapat mendukung kebutuhan ortodonti, implan, operasi gigi bungsu, perawatan saluran akar, hingga kajian TMJ. Kehadiran jasa radiologi di dalam klinik juga memungkinkan kebutuhan pemeriksaan tertentu nan sebelumnya dalam kondisi tertentu memerlukan rujukan ke akomodasi lain dilakukan langsung di OMDC Dental.

Bagi pasien, integrasi tersebut dapat membikin proses perawatan menjadi lebih praktis lantaran pemeriksaan nan dibutuhkan untuk pemeriksaan dan perencanaan tindakan dapat dilakukan di satu tempat.

Pertumbuhan diikuti kontribusi sosial
Upaya memperluas pengalaman pasien juga melangkah beriringan dengan kontribusi kepada masyarakat. Melalui OMDC Peduli, masyarakat di Mampang, Jakarta Selatan, dan Yogyakarta dapat memperoleh jasa kesehatan gratis.

Program tersebut mencakup perawatan dan pemeriksaan kesehatan gigi, pemeriksaan kesehatan umum, hingga khitanan. Layanan diberikan tanpa persyaratan unik dan masyarakat cukup membawa KTP.

Pada seremoni ulang tahun ke-13, OMDC juga membagikan 1.300 paket sembako di 13 cabang. Jumlah tersebut menjadi simbol perjalanan perusahaan, ialah 13 tahun perjalanan, 13 cabang, dan 1.300 paket untuk masyarakat.

Bagi OMDC, pertumbuhan perusahaan tidak hanya diukur dari ekspansi jaringan, tetapi juga dari semakin luasnya kesempatan untuk memberikan faedah kepada masyarakat.

Memasuki babak baru
Memasuki babak berikutnya, OMDC Group menyatakan bakal terus memperluas jangkauan, memperkuat inovasi, mempertahankan kualitas, dan memperbesar akibat nan diberikan kepada masyarakat. Sejumlah pengembangan baru juga disiapkan untuk membawa pengalaman pasien ke tahap berikutnya.

"Bagi kami, apa nan sudah dicapai selama 13 tahun bukanlah titik akhir. Justru ini menjadi fondasi untuk berani membangun sesuatu nan lebih besar. Kami sudah punya sejumlah rencana nan tak sabar mau kami hadirkan untuk masyarakat. Semangatnya tetap sama: terus berinovasi, terus menantang batas, dan terus menciptakan sesuatu nan memberikan pengalaman serta faedah nan lebih besar bagi masyarakat," tambah Oktri.

Dari satu poli di Mampang hingga berkembang menjadi jaringan klinik dengan beragam konsep, perjalanan OMDC selama 13 tahun menunjukkan upaya mengubah langkah masyarakat memandang perawatan gigi.

Bagi Oktri dan OMDC, perubahan tersebut tidak hanya dibangun melalui tampilan klinik nan berbeda. Konsep ruang, kompetensi dokter, teknologi, kualitas layanan, hingga akses bagi masyarakat menjadi bagian dari upaya nan sama: membikin pengalaman ke klinik gigi terasa lebih nyaman, modern, dan dekat dengan kehidupan pasien. (E-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia