ERN
JAKARTA - ERN (dibaca “ereun”) mulai menarik perhatian setelah tampil berbareng KennyJacta dan Dochi Sadega lewat lagu Kau Coba Rayu. Namun, kerjasama tersebut baru menjadi gambaran awal dari sosok ERN sebagai seorang musisi.
Kini, ERN bersiap melangkah lebih jauh dengan menghadirkan karya atas namanya sendiri. Jika Kau Coba Rayu menjadi kesempatan pertama bagi pendengar untuk mengenal bunyi ERN, karya solonya kelak bakal menjadi ruang untuk mengenal karakter dan cerita nan mau dia bawa.
Perjalanan ERN berbareng musik sebenarnya sudah dimulai sejak kecil. Orangtuanya mengenalkan beragam instrumen musik dengan memberikan les musik. Meski begitu, saat itu musik belum menjadi perihal nan paling dia kejar.
ERN justru lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menggambar. Ketertarikannya terhadap musik mulai berkembang ketika memasuki bangku SMP hingga SMA. Ia sempat bermain di beberapa band sekolah. Menariknya, argumen awal ERN memilih bermain band cukup sederhana dan menggelitik.
“Waktu itu saya merasa bukan nan paling pandai alias paling cantik, jadi setidaknya saya bisa jadi anak band. Dari situ saya ngikutin beragam aliran nan berkembang di lingkungan aku, mulai dari reggae, rock, alternative sampai pop punk. Walaupun sebenarnya genre-genre itu bukan comfort zone aku,” ujar ERN.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·