Mengapa Jean Grey Berbeda di Spider-Man 4? Kevin Feige Menjelaskan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Mengapa Jean Grey Berbeda di Spider-Man 4? Kevin Feige Menjelaskan Ilustrasi.(Magnific)

SALAH satu aspek terbaik dari Spider-Man: Brand New Day ialah kebangkitan kembali galeri musuh sang pahlawan laba-laba. Setelah No Way Home membawa kembali villain klasik seperti Green Goblin (Willem Dafoe) dan Doc Ock (Alfred Molina) nan kemudian kembali ke lini masa masing-masing, jagat MCU sempat terasa kosong. Brand New Day mencoba mengisi kekosongan tersebut dengan menghadirkan kameo dari Scorpion (Michael Mando), Tombstone (Marvin Jones III), dan beberapa villain minor lain.

Namun, semua karakter tersebut akhirnya kudu mengalah pada antagonis utama movie ini nan membawa Peter Parker (Tom Holland) ke arah nan sangat berbeda. Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler untuk Spider-Man: Brand New Day.

Jean Grey: Kejutan Antagonis Utama

Antagonis utama dalam Brand New Day cukup mengejutkan lantaran terasa sangat berbeda dari villain Spider-Man pada umumnya. Film ini secara terselubung menjadi cerita asal-usul (origin story) bagi X-Men di MCU. Meski kata mutan tidak diucapkan secara eksplisit, Marvel tampak sedang menyiapkan karpet merah untuk kehadiran tim pahlawan tersebut.

Villain utama movie ini adalah Jean Grey, nan diperankan oleh Sadie Sink. Dalam jenis MCU, Jean digambarkan sebagai telepatis kuat nan menjadi korban dari Department of Damage Control.

Berbeda dengan komik, Jean di movie ini menggunakan kekuatannya untuk mengambil alih tubuh penduduk sipil dan mengendalikan mereka seperti boneka. Penggambaran ini murni sebagai karakter jahat yang memicu pertanyaan gimana Marvel bakal mengubahnya menjadi sosok pahlawan di masa depan berbareng X-Men.

Proses Pemilihan Villain oleh Kevin Feige

Presiden Marvel Studios, Kevin Feige, mengungkapkan dalam kunjungannya ke sekolah movie USC bahwa naskah movie ini mengalami banyak perubahan mengenai sosok penjahat utamanya. "Ada satu jenis penjahat, lampau jenis lain. Kemudian ada jenis karakter nan sangat tidak dikenal (obscure) nan belum pernah didengar siapa pun," ujar Feige.

Bahkan Tom Holland sempat mengusulkan karakter tertentu untuk dihadapi Spider-Man, tetapi usulan tersebut tidak bisa digunakan. Tim imajinatif akhirnya memilih Jean Grey lantaran mereka menginginkan karakter muda nan seumuran dengan Peter, tetapi tidak mempunyai mentor untuk membimbingnya. Kehadiran Sadie Sink dianggap sebagai aspek nan mengunci keputusan untuk menggunakan Jean Grey.

Karakter nan Hampir Muncul: Karma dan Mister Negative

Banyak fans menyadari bahwa asal-usul Jean Grey di movie ini justru lebih mirip dengan karakter X-Men lain berjulukan Karma (Xuân Cao Mạnh). Karma adalah personil New Mutants nan mempunyai keahlian merasuki tubuh orang lain, persis seperti nan dilakukan Jean di Brand New Day. Dalam komik Marvel Team-Up #100, Karma apalagi diperkenalkan sebagai musuh Spider-Man sebelum akhirnya berasosiasi dengan Profesor Xavier.

Selain Karma, nama Mister Negative juga sempat santer dirumorkan bakal menjadi musuh utama. Mengingat titel movie ini diambil dari alur komik Brand New Day saat Mister Negative memainkan peran besar, banyak nan berambisi karakter Martin Li ini muncul. Mister Negative mempunyai kekuatan sentuhan korupsi yang bisa menciptakan pasukan untuk melawan Spider-Man.

Tom Holland sendiri menyebut bahwa gim Spider-Man garapan Insomniac--saat Mister Negative menjadi tokoh sentral--merupakan inspirasi besar bagi movie ini. Namun, kemauan Marvel untuk terus mengeksplorasi perihal baru dan mengintegrasikan X-Men tampaknya menjadi alasan Jean Grey akhirnya dipilih sebagai pusat konflik, meskipun kudu mengubah banyak komponen dari karakter aslinya.

Info Penayangan: Spider-Man: Brand New Day saat ini sudah dapat disaksikan di bioskop-bioskop kesayangan Anda. (Inverse/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia