Mendikdasmen: Sekolah Indonesia Dibandingkan dengan Singapura Gak Apple to Apple

Sedang Trending 50 menit yang lalu
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menanggapi penyebab sekolah negeri kekurangan siswa dan komparasi kualitas pendidikan Indonesia dengan Singapura di Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Selasa (4/8). Foto: Zahira Hilman/kumparan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menilai sistem pendidikan Indonesia tidak bisa disamakan dengan Singapura. Menurut dia, kedua negara mempunyai kompleksitas nan berbeda, terutama dari sisi jumlah sekolah dan peserta didik.

Pernyataan itu disampaikan Mu’ti saat merespons pertanyaan mengenai komparasi sistem pendidikan Indonesia dan Singapura dalam agenda Media Gathering: Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak di Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).

“Singapura itu kan sekolahnya hanya sedikit sekali. Kita sekolahnya 400 ribu sekolah di Indonesia. Itu nyaris sama dengan masyarakat Brunei Darussalam. Muridnya 53 juta. Jadi kompleksitas persoalannya memang sangat berbeda,” jelas Mu’ti.

Menurut dia, perbedaan skala tersebut membikin sistem pendidikan Indonesia dan Singapura tidak dapat dibandingkan secara langsung.

“Jadi jika membandingkan Indonesia dengan Singapura ya, dengan segala hormat saya kira tidak apple to apple lah,” tambah Mu’ti.

Usai menjelaskan perbedaan sistem pendidikan Indonesia dan Singapura, Mu’ti juga merespons pertanyaan mengenai dugaan pengaruh Sekolah Rakyat terhadap berkurangnya jumlah siswa di sekolah negeri. Namun, dia mengatakan pemerintah belum mempunyai kajian mengenai perihal tersebut.

"Kami belum ada penelitian soal itu ya," pungkas Mu'ti.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan