Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Sabtu, 16 Mei 2026 |22:47 WIB

Menag Nasaruddin: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Jadi Teladan Perkuat Pesantren!
JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya menghidupkan kembali spirit perjuangan Kiai Abdul Wahab Hasbullah sebagai fondasi penguatan moderasi beragama, transformasi pesantren, dan penguatan kebangsaan di tengah tantangan sosial keagamaan saat ini.
Sekadar diketahui, Kiai Wahab Hasbullah dikenal sebagai salah satu tokoh krusial di kembali berdirinya Nahdlatul Ulama pada 1926 berbareng Hadratussyaikh Kiai Hasyim Asy’ari.
Doa juga berkedudukan besar dalam perjuangan Komite Hijaz serta menggagas aktivitas intelektual dan kebangsaan seperti Taswirul Afkar dan Nahdlatul Wathan.
‘’Pesantren merupakan lembaga pendidikan original Indonesia nan teruji oleh era dan mempunyai peran strategis menjaga moralitas bangsa serta mencetak kader pemimpin berbudi pekerti nasionalisme dan keislaman,’’ ujar Nasaruddin dalam bedah kitab Kiai Abdul Wahab Hasbullah: Pendiri NU Penggerak NKRI, Sabtu (16/5/2026).
Dia juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah memperkuat kelembagaan pesantren melalui transformasi Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar pesantren tidak hanya menjadi tembok moral, tetapi juga berkembang sebagai pusat inovasi, pemberdayaan ekonomi umat, dan lembaga pendidikan nan bisa bersaing secara global.
“Jika dulu Kiai Abdul Wahab Hasbullah menggunakan organisasi dan diplomasi untuk menjaga bangsa, maka hari ini kita kudu menggunakan pengetahuan pengetahuan dan teknologi untuk menjaga kedaulatan bangsa serta martabat kemanusiaan,” ujarnya.
Nasaruddin juga menekankan pentingnya meneladani pemikiran dan perjuangan Kiai Abdul Wahab Hasbullah dalam membangun pendidikan Islam nan moderat, adaptif, dan relevan terhadap perkembangan zaman.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·