Membaca Sentimen Pasar Pasca-Purbaya

Sedang Trending 40 menit yang lalu

Jakarta -

Masih hangat dibicarakan masyarakat soal pergantian pemain di tubuh Kementerian Keuangan. Purbaya Yudhi Sadewa, dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto dan digantikan Wakilnya, Suahasil Nazara.

Selain memandang kejadian ini secara terbuka, ada pihak-pihak nan ketar-ketir memandang respons pasar saham. Namun, di momen-momen krusial itu, sentimen pasar justru menuju arah positif.

Seperti ditulis detikFinance, respons positif ini tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nan sukses berbalik setelah turun tajam imbas kenaikan nilai minyak dunia. Seperti nan dipantau oleh detikFinance di RTI Business, IHSG sempat menguat 0,08% ke level tertingginya secara intraday pada level 6.550 usai Suahasil resmi menjabat sebagai Menkeu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa saat usai dilantik, Suahasil menyebut jika dirinya bakal tetap menjaga inflasi di nomor 3 persen. Sementara itu, secara umum, dirinya bakal tetap berpegang pada sejumlah program prioritas dalam menjalankan tugas kesehariannya.

Pergantian Menkeu bukan hanya soal perubahan pejabat, tetapi juga menyangkut persepsi terhadap arah APBN, pengelolaan utang, defisit, publikasi SBN, dan koordinasi kebijakan fiskal-moneter. Respons pasar merupakan gambaran dari spekulasi tentang Suahasil membawa kesinambungan, koreksi, alias perubahan besar dalam strategi ekonomi pemerintah.

Lalu sejauh mana pergantian Menkeu berpotensi mengubah persepsi akibat Indonesia di mata investor? Simak ulasannya dalam detikSore!

Beralih ke daerah, Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat meringkus empat pemuda nan terlibat dalam praktik pencurian dan penyebaran info pribadi (doxing). Salah satu korban dari tindakan terlarangan ini adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkap jika sindikat ini memasarkan jasanya melalui platform Telegram dan Instagram. Mereka menawarkan akses pencarian pedoman info alias lookup database nan mencakup info sensitif seperti NIK, alamat, hingga nomor telepon pribadi.

"Modus operandi nan dilakukan orang ini melakukan praktik perdagangan alias info pribadi terlarangan dengan langkah menawarkan jasa pencarian serta memamerkan info pribadi milik orang lain, ya, melalui akun IG ialah @azatzx25," kata Hendra di Mapolda Jabar, Rabu (16/9/2026) dilansir dari detikJabar.

Akses terhadap info tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma. Pengguna diwajibkan bayar sejumlah duit alias mengisi saldo melalui metode pembayaran elektronik. Seperti apa pembaruan terbaru dari kasus ini? Sudah berapa lama modus ini beroperasi? Simak laporannya dalam segmen Berita Nusantara.

Jelang mentari terbenam nanti, detikSore bakal membahas soal kebutuhan kediaman layak dan terjangkau tetap jadi tantangan di tengah padatnya area perkotaan Indonesia. Untuk menjawab persoalan tersebut, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) membentuk tim unik berbareng China untuk menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) di Indonesia.

Kerja sama nan digawangi Menteri PKP Maruarar Sirait ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah mengatasi backlog perumahan nan mencapai 9,29 juta rumah tangga.

Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan kediaman vertikal, khususnya di wilayah perkotaan nan mempunyai keterbatasan lahan. Selain pembangunan fisik, proyek ini juga bakal menjadi perhatian dari sisi skema pembiayaan, teknologi, hingga keterjangkauan bagi masyarakat.

Lantas, seperti apa konsep Rusun RI-China dan kapan proyek ini mulai direalisasikan? Bagaimana proyek ini bisa menjawab kebutuhan kediaman masyarakat di perkotaan? Temukan jawaban selengkapnya berbareng wartawan detikProperti dalam segmen Sunsetalk.


Ikuti terus buletin terbaru dan berbobot dari detikSore. Tonton tayangan langsungnya lewat beragam platform media sosial. Jangan lupa follow detikSore di IG dan TikTok. detikSore Nggak Cuma Hore-hore!

(vys/gub)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance