Jakarta -
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Rektor Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia, Professor Dato' Dr. Ewe Hong Tat. Pertemuan ini membahas mengenai rencana kerja sama antara UTAR dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Hal ini disampaikan Rektor UTAR saat berjumpa dengan Presiden Ke-5 Republik Indonesia nan juga Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati di kediamannya, Menteng, Jakarta, Senin, (27/4/2026). Rektor UTAR mengatakan dirinya berbareng delegasi baru saja berjumpa dengan organisasi riset BRIN untuk menjajaki kerja sama di bagian riset.
Atas pernyataan itu, Megawati pun antusias dan menyebut dirinya bakal meminta organisasi riset nan ada di BRIN untuk menindaklanjuti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, saya menyambut baik rencana kerja sama antara UTAR dan BRIN," kata Megawati dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2026).
Professor Dato' Dr. Ewe Hong Tat didampingi Wakil Rektor UTAR Zuraidah Binti Abd Manaf dan Direktur Institut Studi Pascasarjana dan Penelitian UTAR Bernard Saw Lip Huat saat berjamu ke kediaman Megawati. Megawati didampingi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri dan Eriko Sotarduga.
Rokhim Dahuri mengatakan UTAR merupakan universitas swasta terkemuka di Malaysia nan konsentrasi pada kelebihan akademik dan riset global. Pihaknya menyampaikan rasa terhormat atas kunjungan tersebut.
"Ini merupakan kunjungan kehormatan Rektor UTAR dan delegasi ke kediaman Ibu Megawati. Sekaligus menjajaki kerja sama BRIN dengan UTAR. Bahkan, tadi Pak Rektor UTAR menyinggung soal riset mengenai pisang dan Ibu Megawati menjelaskan Indonesia mempunyai banyak jenis pisang," kata Rokhmin.
Ditambahkannya, Megawati meminta dilakukan pembicaraan lebih mendalam soal rencana kerja sama riset tersebut. Rokhmin menyebut pertemuan selama satu separuh jam itu konsentrasi membahas rencana kerja sama antara UTAR dengan BRIN dan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia.
Lebih jauh Rokhmin memaparkan, rencana kerja sama meliputi kerjasama penelitian di bidang: (1) Biodiversity, Genetic Mapping of Flora (Plants) and Fauna (Hewan), dan Biprospecting dan ekstraksi natural products (bioactive compounds) untuk industri pangan fungsional dan faramasi; (2) Pengembangan pangan lokal; (3) Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Global; (4) Wastewater Treatment and Management; dan (5) Pengunaan Teknologi Untuk Energi dan Pangan berkelanjutan.
"Ibu Megawati dan Rektor UTAR mendorong pertukaran mahasiswa antara UTAR dengan sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia. Mengajak Indonesia untuk lebih aktif lagi berperan-serta di ASEAN Academy of Engineering and Technology," urai Rokhmin.
Rokhmin menyebut Megawati telah menerima gelar ahli kehormatan dari UTAR, Selangor, Malaysia, pada 2 Oktober 2023 lalu. Hal itu dinilai sebagai corak pengakuan atas kepemimpinan visioner dan kontribusinya dalam sosial-politik.
"Saat itu, Ibu Megawati menyampaikan orasi ilmiah berjudul Transformasi Sosial Bangsa Indonesia Dalam Perspektif Ideologi Pancasila," imbuhnya.
(dwr/gbr)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·