Megarachne servinei bukan Laba-laba Terbesar di Bumi Melainkan Eurypterid

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Megarachne servinei bukan Laba-laba Terbesar di Bumi Melainkan Eurypterid Megarachne servinei(Selden, Corronca & Hunicken, Biology Letters (The Royal Society))

BAYANGKAN sebuah makhluk purba dengan panjang tubuh mencapai 339 milimeter merayap di permukaan Bumi jutaan tahun lalu. Selama bertahun-tahun, Megarachne servinei memegang predikat sebagai laba-laba terbesar nan pernah ditemukan. Namun, penelitian mendalam terhadap fosil nan ditemukan di Bajo de Véliz, Provinsi San Luis, Argentina ini mengungkap kebenaran nan mengejutkan: dia sama sekali bukan laba-laba.

Awal Mula Identifikasi sebagai Laba-laba Raksasa

Identifikasi awal Megarachne servinei sebagai lelaba mirip tarantula didasarkan pada corak karapasnya nan sekilas sangat menyerupai golongan arachnida tersebut. Beberapa fitur bentuk nan sempat mengecoh para peneliti antara lain:

  • Tonjolan Mata: Posisi mata pada karapas dianggap identik dengan struktur laba-laba.
  • Chelicerae: Bagian depan karapas nan menonjol ditafsirkan sebagai sepasang perangkat mulut (chelicerae) berbentuk spatula.
  • Abdomen: Struktur melingkar di bagian belakang fosil awalnya dianggap sebagai perut alias abdomen laba-laba.

Bahkan, pemeriksaan menggunakan sinar-X sempat memperkuat dugaan ini dengan memperlihatkan garis-garis melengkung di dalam matriks batuan nan ditafsirkan sebagai taring chelicerae, sternum, labium, dan coxae.

Kejanggalan nan Mengubah Sejarah

Seiring berkembangnya teknologi dan pembandingan spesimen, para mahir mulai menemukan kejanggalan. Ornamen pada kutikula dan adanya jahitan (suture) nan membagi karapas menjadi bagian depan dan belakang merupakan fitur nan tidak pernah ditemukan pada jenis lelaba mana pun. Begitu pula dengan corak chelicerae spatula nan dianggap tidak lazim.

Setelah dibandingkan dengan golongan chelicerata raksasa dari Periode Karbon, peneliti menyimpulkan bahwa Megarachne lebih tepat diklasifikasikan sebagai eurypterid (kalajengking laut purba) raksasa.

Perbandingan Identifikasi Megarachne servinei

Fitur Fisik Tafsiran Awal (Laba-laba) Fakta Terbaru (Eurypterid)
Kutikula Kulit lelaba umum Memiliki mukron dan lunula (khas eurypterid)
Karapas Satu kesatuan Memiliki jahitan pembagi depan-belakang
Coxae Bagian kaki laba-laba Berukuran besar, unik golongan eurypterid
Kemiripan Genus Tarantula raksasa Sangat mirip dengan Woodwardopterus

Gaya Hidup di Perairan Purba

Analisis terbaru menunjukkan bahwa Megarachne mempunyai kemiripan kuat dengan eurypterid lain seperti Hibbertopterus dan Cyrtoctenus. Struktur seperti bilah pada pelengkap bagian depannya diduga kuat berfaedah untuk menyapu sedimen di dasar air guna mencari makanan.

Meski identitasnya sebagai eurypterid telah dikonfirmasi, makhluk ini tetap menyisakan misteri. Para peneliti tetap kesulitan menjelaskan kegunaan dari tergit opisthosomal kedua nan berukuran besar dan melingkar. Selain itu, bukti sedimentologi juga tetap menimbulkan perdebatan mengenai kediaman pastinya.

Kesimpulannya, Megarachne servinei bukanlah lelaba terbesar di Bumi, melainkan jenis eurypterid raksasa dengan corak tubuh nan sangat unik dan tidak biasa, nan sempat mengecoh bumi pengetahuan pengetahuan selama bertahun-tahun. (Biology Letters, The Royal Societ/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia