Seorang siswa SMP Islamic Center di Kabupaten Siak, Riau, M Aqil (15), tewas saat praktik sains di sekolah. Ia tewas ketika menembak menggunakan senapan rakitan 3D.
"Iya betul atas kejadian tersebut," kata Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).
Awalnya, peristiwa terjadi saat korban menjalani praktik sains di sekolah. Korban dan teman-temannya mempraktikkan perangkat berupa senapan rakitan 3D.
"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan barang nan diamankan bakal dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan alias penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan," ujarnya.
Diketahui, korban dan rekan-rekannya sedang dalam aktivitas ujian praktik sains pelajaran IPA. Masing-masing golongan memperagakan hasil karya sains nan telah mereka kerjakan.
"Ketika giliran golongan korban MA, dia menyuruh kawan kelompoknya menjauh dari titik TKP. Korban hendak memperagakan ujian praktiknya berupa senapan 3D rakitan," ungkapnya.
Dalam video nan diterima kumparan, terlihat korban mengambil posisi sebagai peraga. Ia lampau menembakkan senapan buatannya, saat itu terjadi ledakan pada bagian belakang senapan itu.
"Pecahan senapan rakitan berceceran mengenai aula sekolah, tembok kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah akibat terkena pecahan senapan tersebut," ujar Raja.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
"Sejumlah peralatan bukti mengenai proyek sains tersebut turut diamankan untuk keperluan penyelidikan," pungkasnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·