Marak Penipuan Rekrutmen Pegawai Kopdes Merah Putih, Ini Situs Resmi dan Gratis

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |11:56 WIB

Marak Penipuan Rekrutmen Pegawai Kopdes Merah Putih, Ini Situs Resmi dan Gratis

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkap maraknya praktik penipuan nan mengatasnamakan rekrutmen manajer serta pegawai Koperasi Desa. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkap maraknya praktik penipuan nan mengatasnamakan rekrutmen manajer serta pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan program Kampung Nelayan. Sejumlah oknum memanfaatkan program tersebut untuk menipu masyarakat dengan beragam modus, mulai dari penyebaran tautan tiruan hingga permintaan duit melalui media sosial.

"Ada oknum-oknum nan mengatasnamakan Kopdes Merah Putih menyebar link palsu, mengambil info pribadi nan berpotensi disalahgunakan, apalagi memungut biaya, meminta uang, bayaran," kata Zulhas, sapaan akrabnya, dalam konvensi pers, Senin (4/5/2026).

Zulhas menekankan bahwa proses rekrutmen resmi tidak memungut biaya apa pun. Pemerintah juga memastikan tidak ada jalur unik alias titipan orang dalam nan dapat meloloskan peserta.

"Kami tegaskan di sini, satu-satunya website resmi adalah phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun, tidak ada seperti nan kami umumkan dulu. Tidak ada pungutan biaya apa pun, tidak ada orang dalam," lanjutnya.

Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak nan menjanjikan kelulusan dengan hadiah tertentu, serta mengimbau agar segera melaporkan kepada abdi negara penegak norma jika menemukan modus serupa.

"Tidak ada bantu-membantu, tidak ada. Kalau ada nan minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta dilaporkan saja ke abdi negara norma alias polisi. Ini pembukaan, kelak saya lanjutkan lagi. Karena ini marak sekali," pungkasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com