Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengatakan nomor defisit APBN Indonesia sudah menunjukkan perbaikan. Dirinya pun mengapresiasi keahlian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Defisit terhadap PDB, sudah ada perbaikan, kan. Dari tadinya 0,9, sekarang sudah 0,6. Udah ada perbaikan," ucap Fuad dalam aktivitas KONEKSI CNBC Indonesia dikutip pada Kamis (11/6/2026).
Meskipun defisit sudah membaik, Fuad menilai pemerintah tetap ada PR nan kudu diselesaikan, ialah soal penerimaan nan kudu ditingkatkan.
"Kalau saya memang terus terang saja, penerimanya kudu diangkat," ujarnya.
Caranya adalah pertama, pemerintah kudu tegas menghukum para perampok sumber daya alam di Indonesia.
"Nggak ada negeri di dunia, saya percaya nan dirampok seperti kita. Tidak ada," ucapnya.
Kedua, adalah dengan sekuritisasi potensi sumber daya alam, nan juga bakal mempertahankan nilai tukar rupiah dalam jangka panjang.
Selain itu juga Fuad mengatakan perlu melakukan efisiensi anggaran mulai dari nan mini hingga besar, misalnya perjalanan dinas.
"Efisiensi nan kecil-kecil sampai nan besar tetap bisa banyak nan di, misalnya ada apa, bisa dilakukan nan nggak perlu-perlu itu. Perjalanan dinas biasanya," imbuh Fuad.
Adapun defisit APBN pada Mei 2026 Defisit APBN meningkat tipis mencapai Rp 180,4 triliun alias 0,70% dari PDB. Angka ini lebih tinggi sedikit dibandingkan Rp164,4 triliun alias 0,64% dari PDB pada akhir April 2026
(ras/mij)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·