Jakarta -
Belakangan ini, perbincangan mengenai transparansi biaya jasa dan keikutsertaan program promosi di platform e-commerce kian menjadi sorotan para pelaku upaya online. Para penjual memerlukan akses nan lebih transparan agar dapat mengelola operasional upaya dengan baik.
Hal ini rupanya dirasakan oleh calon penjual baru nan mau merambah pasar market place. Akun @meliaa.12 di media sosial misalnya, semopat mengeluhkan kebingungannya merinci struktur biaya admin di beragam platform lantaran takut terkena biasa tak terduga.
"Guys boleh bantu tolong rinciin biaya" admin di marketplace kaya sh*p**, t*kp*ed, & tt gitu ga ya? Rencana mau merambah" ke marketplace, tapi takut banyak biaya tak terduga wkwkwkw?"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Thread
Faktanya, kebingungan ini tidak hanya melanda penjual baru. Penjual aktif pun tetap dibuat pusing oleh skema kalkulasi biaya platform. Seperti unggahan akun @jeannyourss,
"Makin jual makin boncossss...... Ada banget, lantaran gak ngerti kudu nambah biaya berapa dari HPP ke penjualan di e-commerce. Tapi eh, langkah itung HPP udah pada tau belum?"
Foto: Thread
Menjawab keresahan tersebut, praktisi pemasaran digital Burhan Muktamar nan kerap membagikan tips jualan online lewat akun @Burhanmology, mengungkapkan langkah efektif untuk mengatasi masalah ini. Ia menjelaskan Shopee telah merilis laman unik untuk mempermudah penjual memantau semua program promosi secara detail.
"Shopee udah rilis laman 'Pengelolaan Program Saya'. Lewat fitur ini, Anda bisa pantau semua program nan lagi berjalan, cek perincian biaya jasa biar makin transparan, apalagi bisa dapet rekomendasi program baru nan cocok buat naikin penjualan tokomu! Berita baiknya, fitur ini udah tersedia untuk SEMUA PENJUAL," jelas Burhan
Langkah taktis Shopee ini dinilai sangat strategis di tengah dorongan pemerintah nan meminta platform digital lebih transparan soal biaya. Halaman 'Pengelolaan Program Saya' di Seller Centre dirancang unik agar para pelaku UMKM bisa memantau dan mengelola beragam program opsional lewat satu pintu.
Foto: Dok. Istimewa
Mengutip laman resmi Shopee Seller Centre, fitur ini menyajikan info nan sangat komprehensif. Penjual dapat memandang daftar program nan diikuti beserta tanggal bergabung, rincian keuntungan. hingga persentase biaya jasa program dan maksimal biaya per jumlah produk.
Selain itu, terdapat info status program nan sedang berjalan. Penjual diberikan kebebasan penuh melalui tombol tindakan untuk memilih memandang rincian, bergabung, alias berakhir dari program opsional. Pada bagian rekomendasi, penjual juga disajikan ragam pilihan program potensial untuk memaksimalkan performa toko.
Burhan menyebut kehadiran laman ini menjadi rincian angin segar sekaligus perangkat taktis agar UMKM keluar dari jebakan salah kalkulasi biaya layanan. Lewat wadah info nan tersentralisasi, akibat finansial akibat ketidaktahuan program dapat ditekan seminimal mungkin.
"Di bagian 'Program nan Sudah Tergabung' Anda bisa cek secara transparan, keuntungan, biaya layanan, status dan aksi," imbuh Burhan.
Melalui kejelasan perkiraan biaya nan tertera di awak, para pemilik toko sekarang dapat mengambil keputusan strategis secara bijak. Mereka bisa menimbang berdikari apakah kudu ikut program demi menggenjot traffic, alias keluar dari program untuk menjaga efisiensi operasional.
Saat ini, 'Pengelolaan Program Saya' sudah dapat diakses oleh seluruh penjual aktif melalui menu Seller Centre di browser, menu Toko Saya di aplikasi utama Shopee, maupun via aplikasi unik Shopee Seller Centre.
(akd/ega)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·