Jakarta -
Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa pihaknya telah mengkonsolidasikan 258 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam waktu dekat, Danantara juga berencana melanjutkan proses konsolidasi untuk 300 BUMN.
Perihal ini disampaikan Rosan saat dipanggil Prabowo ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan pada Minggu (21/6) kemarin.
"Dari total 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas telah sukses dikonsolidasikan, dan sekitar 300 entitas lainnya segera menyusul," kata Rosan dikutip dari akun IG resmi @rosanroeslani, Selasa (23/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya konsolidasi alias penggabungan entitas pelat merah ini bermaksud untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. Selain itu setiap BUMN bisa saling memperkuat tata kelola perusahaan dan memperbesar daya saing.
"Konsolidasi ini bermaksud meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, dan memperbesar daya saing," terang Rosa nan juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM.
Rosan menambahkan, dalam pertemuan juga membahas Danantara bisa ikut berkedudukan dalam pengembangan sektor pariwisata. Dengan begitu bisa lebih banyak membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional.
"Kami juga membahas kesempatan pengembangan sektor baru nan dapat didorong Danantara, seperti pariwisata, event olahraga, dan industri kreatif, untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional," ujar Rosan.
(igo/hns)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·