Makassar, CNN Indonesia --
Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengkritisi pengamanan super ketat dari pihak kepolisian di sekitar area kampus saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/5).
Mereka pun meminta pihak kepolisian untuk meninggalkan area sekitar kampus tersebut.
Pantauan CNNIndonesia.com pada siang tadi di depan kampus UNM terlihat sejumlah petugas kepolisian baik nan berpakaian preman maupun berseragam komplit dengan senjata pelontar gas air mata tengah melakukan pengamanan di sekitar kampus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti pengamanan pihak kepolisian di kampus UNM nan dianggap berlebihan dan mengganggu kondisi psikologis dari mahasiswa nan melakukan aktivitas di dalam kampus.
"Atas perintah siapa ini, jika mau lakukan pengamanan silahkan ke Papua, di sana banyak masalah. Jangan di wilayah kampus," kata orator aksi, Sabtu (2/5).
Massa mahasiswa menegaskan kampus sebagai tempat berkarya dan mengeluarkan ide-ide kritis terhadap segala kebijakan nan diambil oleh pemerintah nan tidak pro terhadap rakyat.
"Kampus tempatnya orang-orang berpikir, bukan anarkis, kenapa kalian mengawasi kampus dengan banyak barikade dan banyak petugas kepolisian," ungkap orator.
Mahasiswa sebelumnya menggelar tindakan peringatan Hardiknas di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin. Namun, setelah itu mereka merasa kaget banyaknya petugas kepolisian nan berada di sekitar kampus UNM.
Mahasiswa pun mendesak agar petugas kepolisian segera meninggalkan letak sekitar kampus UNM.
"Jangan menebar ketakutan kepada mahasiswa, kami melaksanakan unjuk rasa secara damai, seolah kami bakal melakukan pemberontak dengan pengamanan nan banyak petugas di depan kampus," katanya.
Hingga pukul 18.22 WITA, petugas kepolisian tetap melakukan pengamanan di sekitar area kampus UNM. Pengamanan tetap dilakukan meski cuaca di Makassar saat ini tengah diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Penjelasan Kapolrestabes
Saat dikonfirmasi, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan kendaraan dan personel ditempatkan di sekitar kampus UNM, lantaran pertimbangan akses jalan nan lebih besar.
"Kalau untuk UNM sendiri memang kita taruh kendaraan kendaraan kepolisian di situ, lantaran jalannya paling besar, jika ditutupkan agak repot," kata Arya kepada CNNIndonesia.com.
Menurutnya jika jalanan umum nan diakses masyarakat ditutup lantaran parkiran kendaraan taktis polisi, nanti merugikan penduduk nan tengah beraktivitas hari ini.
"Penjagaan sama ketat di mana pun, tapi unik di UNM memang kita meletakkan kendaraan biar untuk mengantisipasi kemacetan gitu," katanya.
Kemudian kata Arya pihaknya juga dengan sigap mengantisipasi mahasiswa-mahasiswa nan tengah berunjuk rasa di beberapa titik di Jalan AP Pettarani jika terjadi hal-hal nan tidak diinginkan.
"Antisipasi kemacetan dan antisipasi mahasiswa-mahasiswa nan melaksanakan rasa," katanya.
Sementara itu, Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi.
(mir/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·