Mahasiswa Politeknik Bhakti Kencana Cianjur
CIANJUR – Kemampuan akademik dinilai tidak lagi cukup menjadi satu-satunya bekal mahasiswa untuk memasuki bumi kerja. Selain memahami teori, mahasiswa perlu mempunyai keahlian praktis, kompetensi profesional, pengalaman lapangan, serta keahlian beradaptasi dengan kebutuhan industri.
Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang pengembangan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Politeknik Bhakti Kencana, Cianjur, nan diresmikan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi., M.Si.
Peresmian tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) melalui Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Anggota DPR RI Ir. H. Kamrussamad, S.T., M.Si., Ph.D., unsur Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Cianjur, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr. I Made Setiawan, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur Denny Widya Lesmana, S.STP., M.Ec.Dev.
Tak Cukup Hanya Mengandalkan Ijazah
Perubahan kebutuhan bumi kerja membikin perguruan tinggi dituntut menyiapkan lulusan nan tidak hanya menguasai bagian akademik. Pengalaman praktik, keahlian teknis, sertifikasi kompetensi, hingga pengalaman berinteraksi dengan bumi kerja menjadi aspek nan semakin penting.
44 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·