Lima Latihan Gym yang Dinilai Sia-Sia untuk Bangun Massa Otot

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Lima Latihan Gym nan Dinilai Sia-Sia untuk Bangun Massa Otot Ilustrasi.(Magnific)

MIKE Israetel dari Renaissance Periodization dikenal sebagai master nan tidak segan-segan mengkritik latihan nan dia anggap tidak efisien alias terlalu dibesar-besarkan (overhyped). Meskipun beberapa aktivitas sering dipuji lantaran faedah keseimbangan alias fleksibilitasnya, Israetel menjelaskan kenapa latihan tersebut justru bisa menghalang progres otot nan Anda inginkan.

Berikut lima latihan nan menurut Mike Israetel merupakan pemborosan waktu jika tujuan utama Anda adalah hipertrofi alias kekuatan maksimal.

1. Latihan dengan Bosu Ball

Bosu ball sering digunakan untuk melatih keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan inti secara bersamaan. Namun, bagi Israetel, perangkat ini adalah pemborosan waktu jika Anda mengejar pertumbuhan otot nan serius.

"Saat Anda berada di atas bola, tubuh menjadi tidak stabil. Justru lantaran tubuh mendeteksi ketidakstabilan tersebut, keahlian Anda untuk mengontraksikan bagian otot terbesar dan nan paling rentan terhadap pertumbuhan bakal menurun drastis," jelasnya. Ketidakstabilan ini menghalangi Anda untuk mengerahkan tenaga maksimal nan dibutuhkan untuk menjadi lebih kuat.

2. Kettlebell Swing

Meskipun Israetel menganggap kettlebell sebagai perangkat latihan nan sangat baik, dia bukan fans kettlebell swing untuk latihan beban alias training olahraga prestasi. Alasannya, ayunan kettlebell menghasilkan sebagian besar style horizontal, sementara olahraga di bumi nyata dan latihan beban nan efektif lebih banyak mengandalkan produksi style vertikal.

3. Heavy Carries (Membawa Beban Berat)

Membawa dumbbell berat (seperti farmer's walk) memang melatih otot trapezius dengan keras. Namun, latihan ini juga menghasilkan kelelahan (fatigue) nan sangat besar, nan dapat berakibat jelek pada sisa sesi latihan Anda.

"Latihan ini memberikan banyak tekanan pada kerangka nan memang bagus untuk kekuatan tulang, tetapi juga menguras daya nan semestinya bisa dialokasikan untuk latihan lain nan lebih produktif, tidak hanya untuk melatih trapezius tetapi juga seluruh tubuh Anda," kata Israetel.

4. Bicycle Crunches

Bicycle crunches sering dianggap sebagai latihan perut favorit. Namun Israetel menilai ini bukan pilihan paling efektif. Masalah utamanya adalah latihan ini tidak memungkinkan peregangan (stretch) nan cukup pada otot perut dan susah untuk ditingkatkan bebannya secara progresif (progressive overload).

Untuk betul-betul membangun otot inti (core), Anda memerlukan latihan nan memungkinkan otot perut meregang di bawah beban dan menantangnya secara berjenjang dari waktu ke waktu.

5. Turkish Getup

Latihan ini sering dipuji lantaran kompleksitasnya. Namun, menurut Israetel, Turkish getup paling maksimal hanya melatih stabilitas dan mobilitas bahu, sementara kekuatan kaki dan koordinasi nan dihasilkan sangat minimal. Jika sasaran Anda adalah membangun kekuatan kaki nan nyata alias stabilitas overhead, latihan seperti barbell squats dan overhead presses jauh lebih efektif dan efisien.

Catatan Editor: Fokus pada latihan nan memberikan stabilitas maksimal dan memungkinkan beban progresif adalah kunci utama dalam metodologi latihan Mike Israetel untuk mencapai hasil hipertrofi nan optimal. (Mens Fitness/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia