Lestari Moerdijat Apresiasi Dana IndonesiaRaya, Minta Sosialisasi Diperkuat

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Lestari Moerdijat (Rerie) mengapresiasi transformasi Dana Indonesiana menjadi Dana IndonesiaRaya sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem kebudayaan nasional nan lebih inklusif dan berkelanjutan.

"Apresiasi atas hadirnya Program Dana Indonesia Raya. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memberikan pendanaan, tetapi juga membangun tata kelola nan adaptif, inklusif, dan berkepanjangan di sektor kebudayaan nasional," ujar Rerie, dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon meluncurkan program Dana IndonesiaRaya sebagai transformasi dari Dana Indonesiana di Gedung A Kompleks Kementerian Kebudayaan, Jakarta pada Kamis (2/4). Program ini menghadirkan skema pendanaan nan lebih adaptif, inklusif, dan berkepanjangan sebagai bagian dari penguatan pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mencatat jumlah penerima faedah program tersebut melonjak dari 346 orang pada 2024 menjadi 2.117 orang pada 2025 dari sekitar 7.000 proposal. Pada tahun ini, hingga 31 Maret 2026, total penerima mencapai 3.036 orang dengan penyaluran Rp 594 miliar.

Menurut Rerie lonjakan penerima faedah dari 346 menjadi lebih dari 2.000 orang dalam setahun membuktikan bahwa kebutuhan pelaku budaya sangat besar. Ia mencatat bahwa total penyaluran tahun ini nan mencapai Rp 594 miliar hingga Maret 2026 dan besarnya Dana Abadi Kebudayaan nan sekarang Rp 6 triliun adalah modal kuat dalam pengembangan kebudayaan nasional.

Namun, Rerie nan juga personil Komisi X DPR RI itu beranggapan sejumlah langkah penguatan sosialisasi mengenai program ini kudu dilakukan agar bisa menjangkau seluruh pegiat budaya di tanah air.

"Sosialisasi kudu masif dan menyentuh organisasi akar rumput. Jangan sampai program sebaik ini hanya diketahui oleh segelintir orang. Kementerian Kebudayaan perlu menggandeng mitra strategis seperti Balai Pelestarian Kebudayaan dan pemerintah daerah," ungkap Rerie.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu membujuk para pegiat budaya, seniman, pelaku industri imajinatif berbasis budaya, serta organisasi budaya untuk segera memanfaatkan kesempatan ini.

"Manfaatkan program ini untuk menghidupkan kebudayaan di wilayah masing-masing. Inilah saatnya kita bergotong royong memajukan kebudayaan Indonesia," pungkas Rerie.

Tonton juga video "NasDem Ajukan Lestari Moerdijat Jadi Pimpinan MPR"

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News