LDII Sambut Kepengurusan Baru PBNU, Siap Perkuat Kolaborasi Moderasi Beragama

Sedang Trending 46 menit yang lalu
LDII Sambut Kepengurusan Baru PBNU, Siap Perkuat Kolaborasi Moderasi Beragama Ilustrasi(Dok Istimewa)

Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas suksesnya penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Perhelatan besar tersebut berjalan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.

Secara khusus, Dody memberikan apresiasi atas terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU serta KH Abdul Hakim Mahfudz, nan berkawan disapa Gus Kikin, sebagai Ketua Umum PBNU untuk masa khidmah 2026–2031.

“Kami dari DPP LDII menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Selamat kepada KH Miftachul Akhyar nan kembali dipercaya sebagai Rais Aam dan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU,” ujar Dody dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (2/9).

Momentum Penguatan Kontribusi Kebangsaan

Dody menilai, terpilihnya kepemimpinan baru di tubuh PBNU merupakan momentum krusial bagi organisasi tersebut untuk memperkuat kontribusi dalam aspek keagamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Ia berambisi LDII dapat mempererat kerja sama dengan kepengurusan PBNU nan baru guna menjawab beragam tantangan umat dalam bingkai masyarakat madani.

“Kami berambisi kepemimpinan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU nan baru dapat membawa NU semakin maju, memberikan faedah nan luas bagi umat, serta terus berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa,” tambahnya.

Di tengah dinamika dunia nan kian terpolarisasi, Dody menekankan pentingnya peran umat Islam, khususnya di Indonesia sebagai negara kerakyatan dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan negara diharapkan bisa menjadi solusi bagi persoalan umat Islam di tingkat global.

Mendorong Moderasi Beragama

Lebih lanjut, Dody memandang kerja sama dengan NU mempunyai posisi strategis dalam membangun kehidupan berakidah nan moderat. Sinergi ini juga dinilai krusial untuk memperkokoh persatuan masyarakat Indonesia hingga ke level regional dan internasional.

“Semoga kerja sama NU dan LDII terus menjadi penguat dalam menjaga ukhawah Islamiyah, ukhawah wathaniyah, dan ukhawah insaniyah. Kerja sama dan silaturahim antarorganisasi Islam perlu terus ditingkatkan untuk memberikan keteladanan kepada masyarakat,” tegas Dody.

LDII berkomitmen untuk terus meningkatkan komunikasi dan memperkuat sinergi dengan NU di beragam bagian demi kemaslahatan bangsa. Dody menegaskan bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja-sama dalam isu-isu kebangsaan.

“Semoga kepemimpinan baru PBNU diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah. Kami berambisi silaturahim dan sinergi antara LDII dan NU semakin erat dalam membangun umat dan Indonesia,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia