Langkah Prabowo Ingin Jadi Juru Damai Israel-Iran Disambut Baik

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Sabtu, 28 Februari 2026 |22:43 WIB

Langkah Prabowo Ingin Jadi Juru Damai Israel-Iran Disambut Baik

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Teguh Santosa (Foto: Ist)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap menjadi mediator dalam bentrok bersenjata antara Israel nan didukung Amerika Serikat terhadap Iran. Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI lewat akun X resmi @Kemlu_RI.

"Pemerintah Indonesia, dalam perihal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi perbincangan bagi terciptanya kembali kondisi keamanan nan kondusif dan andaikan disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," tulis @Kemlu_RI, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Langkah nan diambil Prabowo mendapat dukungan, salah satunya dari GREAT Institute. Meski, menyayangkan pembicaraan tenteram AS-Iran nan sehari sebelumnya dilaporkan mencapai kemajuan berfaedah mendadak rusak oleh serangan Israel. 

"Ini membuktikan pemerintahan Benjamin Netanyahu punya kepentingan lain nan merugikan perdamaian area juga membahayakan keselamatan penduduk Israel sendiri," ujar Direktur Geopolitik GREAT Institute, Teguh Santosa.

Menurut Teguh, tidak ada nan lebih berbobot dari perdamaian area dan keselamatan umat manusia di seluruh dunia. Untuk itu, pembicaraan untuk mencapai perdamaian kudu dilakukan dengan metode dan pendekatan baru.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com