Rohman Wibowo
, Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |17:17 WIB

Mendag (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya strategi diversifikasi komoditas ekspor guna menggenjot nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Thailand. Penguatan struktur ekspor tersebut dinilai semakin mudah diakselerasi lantaran produk industri kedua negara mempunyai karakter nan saling melengkapi.
Pernyataan Budi ini disampaikan dalam forum upaya Indonesia-Thailand, nan digarap Kamar Dagang Industri Indonesia dan Thailand. Forum ini menjadi lanjutan rangkaian lawatan PM Anutin dan delegasi bisnisnya ke Indonesia selepas berjumpa Presiden Prabowo Subianto, kemarin (3/8).
Budi menekankan upaya pemerintah untuk mengakselerasi nilai perdagangan ikatan bilateral Indonesia dan Thailand melalui strategi ekspansi jenis peralatan ekspor.
Karakteristik komoditas kedua negara nan saling melengkapi dinilai menjadi modal kuat lantaran bisa menekan halangan perdagangan.
"Kita tentu bakal diversifikasi produk kita lantaran dengan Thailand ini kita saling melengkapi. Kalau saling membutuhkan, biasanya trade barrier bakal berkurang, sehingga volume nan sudah ada bakal ditingkatkan terus," kata Budi dalam aktivitas Indonesia-Thailand Business Forum di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Capaian diversifikasi pasar ekspor ini dibangun di atas landasan kemitraan diplomatik kedua negara nan telah terjalin selama lebih dari tujuh dasawarsa di area ASEAN. Tren positif hubungan ekonomi tersebut dibuktikan oleh realisasi transaksi perdagangan nan mencatatkan nilai cukup signifikan.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·