Kualitas Udara Jambi Memburuk Akibat Karhutla, Sekolah Diliburkan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kualitas Udara Jambi Memburuk Akibat Karhutla, Sekolah Diliburkan Penampakan kabut asap menyelimuti wilayah Kota Jambi.(MI/SOLMI)

Akibat tercemar kabut asap kebakaran rimba dan lahan (karhutla), kualitas udara di Kota Jambi dan sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi terdeteksi berada pada level sangat tidak sehat hingga membahayakan sepanjang Selasa (15/9) pagi hingga siang hari.

Berdasarkan info pemantauan perangkat penakar Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup, kualitas udara di Kota Jambi sejak Selasa pagi hingga pukul 10.30 WIB menembus nomor 252, nan masuk dalam kategori sangat tidak sehat.

Kondisi serupa juga terpantau di Kabupaten Tebo, Tanjung Jabung Timur, dan Kabupaten Batanghari dengan rerata nomor ISPU di atas 200. Namun, kondisi paling jelek terjadi di Kabupaten Muarojambi. Wilayah nan tetap mengalami kebakaran lahan gambut ini mencatatkan nomor ISPU mencapai 331, nan dikategorikan sebagai level membahayakan.

Sekolah Diliburkan, Siswa Belajar Daring

Merespons memburuknya kualitas udara, Pemerintah Kota Jambi kembali mengeluarkan maklumat untuk menghentikan sementara aktivitas belajar-mengajar tatap muka. Kebijakan ini bertindak bagi jenjang pendidikan TK-PAUD, Sekolah Dasar (SD), hingga SLTP, terhitung mulai Selasa (15/9) hingga Jumat (18/9).

Dalam maklumat nan ditandatangani Wali Kota Jambi, Maulana, disebutkan bahwa para pemangku kepentingan pendidikan diwajibkan menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (daring).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Saleh Rido, menegaskan bahwa langkah ini diambil demi melindungi kesehatan siswa dari ancaman penyakit akibat paparan kabut asap karhutla nan kian pekat.

Selain Kota Jambi, kebijakan meliburkan sekolah dan mengalihkan pembelajaran ke sistem daring juga diberlakukan oleh pemerintah wilayah di Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari guna mengantisipasi akibat jelek polusi udara terhadap anak-anak. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia