KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut tak ada penambahan pasukan di Aceh, usai ricuh pada Hari Damai Aceh, Sabtu (15/8). Hal ini disampaikan Maruli, usai upacara di Istana Merdeka.
"Enggak perlu (tambahan pasukan) katanya, saya sudah tanya, sampai tadi pagi saya cek, Pangdam (Iskandar Muda) tidak perlu," kata Maruli.
Ke depan, kata Maruli, TNI bakal berfokus untuk mendukung tugas-tugas polisi.
"Ya kami mendukung kepolisian untuk bisa menegakkan norma gitu," ucap Maruli.
Pada Sabtu itu, masyarakat Aceh di Masjid Baiturrahman Banda Aceh menggelar Hari Damai Aceh nan mengenang MoU Helsinki, antara pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) nan ditandatangani pada 15 Agustus 2005.
Acara dilaporkan melangkah lancar, hingga ada pengibaran bendera Bulan Sabit. Aparat keamanan lampau menurunkan bendera itu, dan pecahlah kericuhan antara massa dan aparat.
Situasi kemudian berangsur kondusif. Beberapa golongan massa membubarkan diri dari lokasi. TNI-Polri berjaga untuk mengamankan situasi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·