Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Berawal dari Geber Knalpot Bikin Bising

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Suasana di depan Masjid Jami' Matraman, jalan Matraman dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4) pagi. Foto: Kevin Daniel/kumparan

Bentrokan antarkelompok terjadi di area Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7) pagi. Dalam video nan beredar, sejumlah orang terlihat saling melempar batu.

Beberapa di antaranya juga membawa kayu dan bambu saat bentrok berlangsung. Polisi menduga keributan bermulai saat dua orang menggeber sepeda motor di dekat gerobak nasi uduk hingga berujung perusakan dan dugaan pemukulan terhadap warga.

Seorang laki-laki berinisial K (23) tewas dalam kejadian bentrok maut tersebut. Polisi telah mengamankan tiga orang mengenai kasus penganiayaan nan menewaskan seorang penduduk itu.

Berikut kronologi bentrok maut nan terjadi:

Minggu 26 Juli Pagi

Pukul 10.00 WIB

TKP bentrok di Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Bentrokan antarkelompok terjadi di area Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7) pagi.

Dalam video nan beredar, sejumlah orang terlihat saling melempar batu. Beberapa di antaranya juga membawa kayu dan bambu saat bentrok berlangsung.

Pagar dan gerobak milik pedagang di sekitar letak tampak mengalami kerusakan. Seorang laki-laki juga terlihat terkapar dalam kondisi babak belur.

Pukul 15.23 WIB

Berawal dari Gerobak Nasi Uduk

Tempat kejadian perkara awal pemicu bentrok di jalan Matraman Dalam, kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, berasas penyelidikan sementara, keributan bermulai saat sekelompok orang datang untuk membeli sarapan di gerobak nasi uduk.

“Jadi ada golongan dari nan diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik alias tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk alias sarapan tersebut,” kata Roby di lokasi, Minggu (26/7).

Menurut Roby, perusakan tersebut kemudian memicu kemarahan penduduk sekitar. Warga lampau menyerang tempat berkumpul golongan tersebut hingga bentrok terjadi.

Pukul 16.19 WIB

Satu Orang Tewas, Delapan Diamankan Polisi

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heru Saputra saat konvensi pers di Polres Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Kasat Reskrim menjelaskan, petugas sempat berupaya melerai bentrokan. Namun, banyaknya orang nan terlibat membikin kerusuhan berujung menyantap korban.

“Kemudian dari petugas berupaya untuk melerai dan menyudahi, namun lantaran banyaknya nan terlibat, akhirnya penduduk nan terlibat akhirnya ada korban dan ada nan kita amankan. Dari korban nan kita amankan dari TKP ada dua orang dibawa ke RSCM, dan dari golongan penduduk nan ada, ada dari dua kelompok, satu golongan enam orang dan nan dari luar itu dua orang nan kita sedang amankan dan ambil keterangannya di Polsek Menteng,” ujarnya.

Dalam kejadian ini satu orang meninggal bumi sementara delapan lainnya diamankan polisi.

"Informasi terbaru dari dua orang nan diamankan dari TKP tetap dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu nan sudah meninggal," imbuhnya.

Pukul 19.54 WIB

Polisi Tangkap Tiga Pelaku

Motor nan dibakar imbas berantem di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polisi mengamankan tiga orang mengenai kasus penganiayaan nan menewaskan seorang penduduk saat bentrok antar-kelompok di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7). Selain itu, sekitar 15 orang juga telah diperiksa untuk mengusut rangkaian peristiwa tersebut.

Personel Brimob dan TNI tetap disiagakan di letak bentrok antar dua golongan di area Jalan Tambak dan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7). Aparat tampak melakukan patroli untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan.

Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, personel Brimob dan TNI terlihat beroperasi dengan melangkah kaki di sepanjang Jalan Tambak hingga area gerobak nasi uduk di Matraman Dalam nan diduga menjadi titik awal perselisihan.

Di sekitar gerobak nasi uduk itu, sejumlah personel juga berjaga di sekitar masjid dekat lokasi.

Pukul 22.49 WIB

Geber Motor Bikin Bising Jadi Penyebab Bentrok

Motor nan dibakar imbas berantem di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Advokat golongan etnis Ambon nan terlibat bentrok di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Nefton Alfares, membantah narasi di media sosial nan menyebut golongan Ambon tak bayar nasi uduk dan tak terima ditegur menjadi pemicu peristiwa nan terjadi pada Minggu (26/7) tersebut.

Menurut Sekjen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persaudaraan Timur Indonesia Raya (PETIR) tersebut, peristiwa bermulai dari salah satu orang dari golongan Ambon menyalakan motor. Knalpot motor itu pun bising, memancing teguran dari seseorang di sekitar.

Ia juga membantah narasi di media sosial nan menyebut golongan etnis Ambon merusak masjid. Menurutnya, masjid itu hanya kebetulan ada di dekat lokasi.

Pukul 01.00 WIB

Polisi Sweeping

TKP bentrok di Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Polisi tetap berjaga di area Jalan Tambak hingga Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan video nan beredar pada Minggu (26/7) malam, terlihat sekelompok orang mencoba mendatangi letak berantem di Jalan Tambak. Aparat kemudian melakukan penyisiran terhadap golongan tersebut untuk mencari senjata tajam nan diduga dibawa.

Dalam video itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra tampak ikut melakukan pemeriksaan badan terhadap laki-laki nan mengenakan hoodie berwarna dongker dan topi, kemudian menemukan sebilah parang nan dibawa oleh orang itu. Pria tersebut langsung diamankan.

Pada video nan sama, personil kepolisian lainnya juga terlihat mengamankan sejumlah busur dan anak panah dari beberapa orang.

Senin 27 Juli

Pukul 07.30 WIB

Suasana di depan Masjid Jami' Matraman, jalan Matraman dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4) pagi. Foto: Kevin Daniel/kumparan

Petugas kepolisian terus berjaga usai terjadinya bentrokan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan ada satu kompi tim campuran nan diterjunkan untuk mengamankan situasi dan lokasi.

Menko Polkam Pastikan Kondisi Kondusif

Menko, Djamari dalam aktivitas Pembukaan Silaturahmi Alim Ulama dan Rapat Kerja Nasional Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) & Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (14/2/2026). Foto: Dok. Kemenko Polkam

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago angkat bicara soal bentrok nan terjadi di area Matraman Dalam dan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Menurutnya, kondisi di letak sekarang telah kembali kondusif.

Hal itu disampaikan Djamari saat ditemui di Gedung Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (27/7).

“Sedang ditangani dan sudah… dan itu sudah menjadi… kondisi sudah kembali baik, itu nan saya dapat laporan,” kata Djamari.

Dijaga 200 Personel TNI-Polri

Suasana di depan Masjid Jami' Matraman, jalan Matraman dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4) pagi. Foto: Kevin Daniel/kumparan

Lokasi bentrok di area Matraman Dalam dan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, tetap dijaga ketat abdi negara campuran hingga Senin (27/7) pagi. Penjagaan dilakukan sebagai langkah antisipasi pasca-insiden bentrok nan menewaskan satu orang.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn membenarkan bahwa abdi negara tetap bersiaga di letak kejadian.

“Betul tetap di jaga,” kata Erlyn saat dikonfirmasi, Senin (27/7).

Erlyn mengatakan, pengamanan dilakukan oleh sekitar 200 personel campuran nan terdiri dari unsur TNI, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek Menteng.

“Sekitar 200 personel campuran TNI, personel polda, Polres Jakpus dan Polsek Menteng,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan