Heboh Video Porno Muncul di Videotron, Ini Kata Pemkab Melawi

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Jakarta -

Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan video tayangan videotron milik Pemerintah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, nan menayangkan pornografi. Pemkab pun buka bunyi atas konten nan menjadi perbincangan publik itu.

Adapun video tersebut dikatakan muncul pada Senin (27/7) pukul 13.04 WIB di Bundaran Nanga Pinoh. Pemkab Melawi melalui Plh. Sekretaris Daerah Joko Wahyono menyampaikan permintaan maaf atas kejadian itu.

"Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Plh. Sekretaris Daerah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Melawi atas munculnya tayangan nan tidak layak di videotron. Tayangan tersebut sama sekali bukan merupakan materi publikasi nan direncanakan, diproduksi maupun disetujui oleh Pemerintah Daerah," kata Pemkab Melawi melalui keterangan di laman resminya, Selasa (28/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Joko mengatakan ada indikasi tayangan dalam videotron tersebut diakses secara tidak sah oleh pihak nan tidak bertanggung jawab. Pemkab Melawi dikatakan telah melakukan penelusuran dan investigasi.

"Berdasarkan penelusuran awal, terdapat indikasi bahwa akun alias sistem pengelolaan videotron telah diakses secara tidak sah oleh pihak nan tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan munculnya tayangan nan tidak sesuai dengan norma, etika serta nilai-nilai nan dijunjung tinggi oleh Pemerintah Daerah," ujar Joko.

"Beberapa saat setelah mengetahui kejadian tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika langsung mengambil langkah sigap dengan menghentikan penayangan, mengamankan akses pengelolaan videotron, melakukan pemeriksaan terhadap sistem serta berkoordinasi dengan pihak mengenai untuk melakukan penelusuran dan investigasi lebih lanjut," tambahnya.

Pemkab Melawi dikatakan juga meningkatkan sistem keamanan agar kejadian serupa tak terulang. Pemda berkomitmen menghadirkan konten nan berbobot kepada masyarakat.

"Selain itu, upaya penguatan keamanan sistem juga terus dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk memberikan jasa info publik nan aman, berbobot dan bertanggung jawab. Oleh lantaran itu, setiap corak penyalahgunaan sistem info nan mengganggu pelayanan kepada masyarakat bakal ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan nan berlaku," ucapnya.

Joko mengimbau masyarakat tak menyebarluaskan tayangan nan terdapat pada videotron. Ia meminta pubik tak mudah mempercayai narasi nan belum diverifikasi kebenarannya.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak turut menyebarluaskan rekaman maupun tangkapan layar dari tayangan tersebut serta tidak mudah mempercayai info nan belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diharapkan menunggu info resmi nan bakal disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Pemerintah Daerah," kata dia.

Pemkab Melawi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kejadian itu. Pihaknya bakal melakukan pertimbangan menyeluruh.

"Sekali lagi, Pemerintah Daerah menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Melawi atas ketidaknyamanan nan ditimbulkan akibat kejadian ini. Kami bakal terus melakukan pertimbangan dan penguatan sistem keamanan sebagai corak komitmen dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan info publik," imbuhnya.

(dwr/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News