Kredit Bank Mandiri Tumbuh 15,7%, Laba Bersih Rp8,9 Triliunamp;nbsp;

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 05 April 2026 |16:17 WIB

Kredit Bank Mandiri Tumbuh 15,7%, Laba Bersih Rp8,9 Triliun 

Kredit Bank Mandiri Tumbuh 15,7%, Laba Bersih Rp8,9 Triliun (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat penyaluran angsuran mencapai Rp1.513,1 triliun pada Februari 2026 alias tumbuh 15,7% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja dinilai cukup positif dengan langkah garang dalam menyalurkan angsuran di tengah perekonomian nan penuh kehati-hatian saat ini.

Menurut Direktur Program dan Kebijakan Prasasti Center for Policy Studies Piter Abdullah, pertumbuhan angsuran Bank Mandiri lebih disebabkan oleh kebijakan bank nan lebih garang dalam menyalurkan dana, bukan lantaran permintaan angsuran nan meningkat signifikan.

"Terlepas dari pertumbuhan angsuran tersebut, saya kira keahlian Bank Mandiri tetap cukup baik, dengan parameter permodalan, likuiditas, dan profitabilitas," tuturnya, Jakarta, Minggu (5/4/2026).

Dia menjelaskan strategi garang ini tidak serta-merta mencerminkan perbaikan permintaan kredit. Menurutnya, langkah garang itu tidak semua menerapkan strategi serupa.

Pertumbuhan ini turut diikuti oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) nan mencapai Rp1.644,8 triliun, meningkat 16,3% YoY, mencerminkan kepercayaan pengguna nan terus terjaga terhadap jasa Bank Mandiri.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, peningkatan keahlian tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi pengguna di beragam kanal jasa Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.

“Laba bersih Bank Mandiri tumbuh 16,7% secara tahunan menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026, seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by Mandiri nan turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi,” ujar Novita.

Secara keseluruhan, hingga Februari 2026 volume transaksi melalui Livin’ by Mandiri terus menunjukkan tren peningkatan nan signifikan dengan total transaksi mencapai lebih dari 738,7 juta transaksi sejak awal tahun, alias tumbuh sekitar 28% secara tahunan (YoY).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑