KPK Ungkap Pemeriksaan Rudy Tanoe untuk Hitung Kerugian Negara

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNRL) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo diperiksa oleh interogator Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk kepentingan kalkulasi kerugian finansial negara dalam kasus dugaan korupsi penyaluran support sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun Anggaran 2020.

"Dalam pemeriksaan kali ini dilakukan oleh interogator berbareng auditor BPKP untuk keperluan penghitungan kerugian finansial negara nan diakibatkan dalam dugaan perbuatan melawan norma para pihak dalam proses pengadaan penyaluran support sosial beras," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (11/8) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara rinci, materi pemeriksaan menyangkut perihal proses dan sistem pengadaan penyaluran bansos beras, di mana dalam perjanjian semestinya bansos itu didistribusikan langsung rumah ke rumah (door to door).
Pendalaman juga menyasar pada nilai kontrak.

"Namun demikian, penyaluran nan dilakukan oleh para pemasok ini, para vendor nan mengerjakan pengadaan penyaluran bansos beras ini tidak sampai ke titik penerima, tapi hanya sampai di kelurahan-kelurahan," ungkap Budi.

"Yang artinya ini juga bergeser dari perjanjian nan disepakati oleh pihak Kemensos dengan para penyedia jasa," sambungnya.

Sementara itu, meski telah berstatus tersangka, Rudy Tanoe menegaskan pemeriksaan hari ini dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Enggak ada tanggapan. Saya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka nan lain, itu saja ya. Selebihnya silakan ke interogator alias ke penasihat norma saya," ujar Rudy Tanoe nan menjalani pemeriksaan sekitar 4,5 jam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (11/8).

Rudy Tanoe sebelumnya sudah berupaya untuk lepas dari status tersangka dengan mengusulkan upaya norma Praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Namun, pada Senin, 15 Desember 2025 lalu, pengadil tunggal PN Jakarta Selatan Lukman Ahmad menolak Praperadilannya.

KPKmenetapkan total tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran support sosial beras nan melibatkan Kementerian Sosial dan PT Dosni Roha Logistik.

KPK belum mengungkapkan identitas perincian para tersangka dimaksud.

Namun, Rudy Tanoe dan Edi Suharto selaku Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial (2023-sekarang) sudah mendeklarasikan diri berstatus sebagai tersangka lewat Praperadilan nan diajukannya.

(ryn/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional