Ini Tampang Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Perempuan di Tangerang

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan seorang wanita di Kecamatan Benda Kota, Tangerang. Foto: Dok. Jatanras PMJ

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan seorang wanita di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten. Pelaku berinisial KF ditangkap pada Selasa (11/8).

Berdasarkan foto nan diterima kumparan, KF terlihat mengenakan kaus putih. Pria tersebut berbulu pendek dengan kumis dan jenggot tipis.

Setelah ditangkap, KF langsung digiring ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan penahanan. Polisi sekarang tetap mendalami motif pelaku.

“Dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah sukses mengamankan satu orang pelaku pembunuhan dan pemerkosaan di dalam kontrakan wilayah kecamatan Benda Kota Tangerang,” kata Kasubdit Jatanras AKBP Abdul Rahim, Selasa (11/8).

Ilustrasi Mayat. Foto: leolintang/Shutterstock

Abdul Rahim mengatakan, polisi tetap melakukan pengembangan untuk mengungkap motif pelaku. Belum dibeberkan juga hubungan korban dengan pelaku.

“Saat ini, kami tetap melakukan pengembangan serta mendalami motif nan dilakukan pelaku terhadap korban,” ucapnya.

Sebelumnya, korban berinisial SNA (21) ditemukan tewas di kontrakannya pada Selasa pagi. Kapolsek Benda AKP Sriyono mengatakan, korban pertama kali ditemukan penduduk dalam kondisi sudah terbujur kaku.

“Korban inisial SNA ditemukan meninggal dunia, saat ini sudah dievakuasi dan dalam proses autopsi di RSUD Tangerang,” katanya.

Polisi juga mengamankan sejumlah peralatan bukti dari letak kejadian, di antaranya sarung bantal, seprei, dan baju korban.

“Berdasarkan olah tempat kejadian perkata, kami juga mengamankan beberapa peralatan bukti untuk kelengkapan penyelidikan,” ujarnya.

SNA diketahui tinggal berbareng calon suaminya nan bekerja di perusahaan pengiriman barang. Korban merupakan penduduk Menes, Pandeglang.

“Korban penduduk Menes, Pandeglang. Dia tinggal berbareng calon suaminya, dan kami tetap minta keterangan saksi, serta pengumpulan bukti untuk mengetahui penyebabnya,” ungkapnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan