KPK OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Ini merupakan OTT ke-20 KPK sejak awal tahun. OTT pertama KPK pada 2026 berjalan pada 9-10 Januari. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap delapan orang mengenai dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, periode 2021-2026.

Pada bulan nan sama, KPK kembali melakukan OTT terhadap Wali Kota Madiun Maidi nan menjadi OTT kedua. Selanjutnya, Bupati Pati Sudewo ditangkap dalam OTT ketiga.

Memasuki Februari 2026, KPK melakukan OTT keempat dengan menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tak lama berselang, KPK kembali melakukan OTT kelima terhadap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Rizal, nan saat itu menjabat Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.

OTT keenam juga berjalan pada Februari. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.

Pada Maret 2026 nan bertepatan dengan bulan Ramadan, KPK melakukan tiga OTT berbeda. Ketiganya menyasar Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Memasuki April, KPK kembali melakukan OTT terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Operasi tersebut menjadi OTT ke-10 KPK sepanjang 2026. Sementara itu, tidak ada OTT nan dilakukan KPK sepanjang Mei.

KPK kembali melakukan serangkaian OTT pada Juni. OTT tersebut membikin Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri.

Selanjutnya, KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12. OTT ke-13 menyasar aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan sebelumnya.

KPK kemudian melakukan OTT ke-14 nan membikin Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.

Memasuki Juli, KPK kembali meningkatkan intensitas OTT. Sepanjang bulan tersebut, KPK melakukan OTT ke-15 hingga ke-18 dengan sejumlah kepala wilayah nan terjaring, ialah Bupati Langkat Syah Afandin namalain Ondim, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Pada Agustus 2026, KPK melakukan OTT ke-19 dengan menangkap jejeran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita