
Korban Ungkap Alasannya Berani Laporkan Pencabulan di Ponpes Pati (Yuwantoro Winduajie)
JAKARTA — Salah satu korban dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, buka bunyi mengenai argumen dirinya berani melapor setelah bertahun-tahun mengalami dugaan perlakuan tersebut.
1. Berani Melapor
Pengakuan itu disampaikan dalam konvensi pers Hotman 911 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (7/5/2026). Dalam kesempatan itu, pengacara Hotman Paris Hutapea menanyakan argumen korban nan akhirnya memberanikan diri mengadu kepada ayahnya dan melapor ke polisi.
“Kenapa akhirnya kau berani minta bapakmu untuk mengadu? Kenapa akhirnya kau mengadu sesudah tiga tahun kau diperlakukan begitu?” tanya Hotman Paris.
Korban nan datang mengenakan kacamata hitam, masker dan kerudung itu kemudian mengatakan dirinya tidak mau ada korban lain nan mengalami nasib serupa.
“Ya soalnya Enggak mau tidak ada korban lagi, biar saya aja nan terakhir gitu. Tidak ada nan bernasib seperti saya,” ujarnya.
Hotman Paris kemudian menegaskan kembali pernyataan korban.
“Tidak ada nan bernasib begitu. Oke jadi itulah mulai sesudah tiga tahun dia melakukan itu sama Anda barulah akhirnya Anda meronta gitu ya, berani ya? Cerita ke bapaknya ya?” kata Hotman Paris.
Pengakuan korban tersebut kemudian diperkuat oleh ayahnya nan mengaku langsung melapor ke polisi setelah mendengar cerita anaknya dan mencocokkannya dengan keterangan korban lain.
“Saya selaku bapak korban, dari awal saya laporan lantaran saya mendapat keterangan dari anak saya 2024 itu sebelum saya melapor ke pihak nan berkuasa itu, nan dikatakan anak saya beberapa temannya saya datangi,” ujar ayah korban.
Ia mengatakan, setelah mendatangi sejumlah kawan anaknya, dirinya menemukan adanya kesesuaian cerita mengenai dugaan tindakan pelecehan nan dilakukan tersangka.
“Ternyata nan dikatakan anak saya itu saya cocok apa nan telah dikatakan anak saya, apa nan diperlakukan, apa nan dilakukan oleh Pak Kiainya kepada anak-anak tadi. Ya berkenaan dengan masalah itu pelecehan seksual tadi,” katanya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·