Korban Tewas Gempa Kolombia Melonjak Menjadi 224 Orang, Tim Penyelamat Lanjutkan Pencarian

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Korban Tewas Gempa Kolombia Melonjak Menjadi 224 Orang, Tim Penyelamat Lanjutkan Pencarian

Puing gedung nan runtuh akibat gempa di Kolombia. (Foto: Reuters)

BOGOTA — Jumlah korban tewas akibat gempa bumi luar biasa nan meratakan puluhan gedung di wilayah barat Kolombia melonjak menjadi 224 orang, demikian disampaikan pihak berkuasa setempat pada Selasa (11/8/2026). Petugas darurat terus mencari korban selamat di antara reruntuhan.

Gempa bermagnitudo 7,4—yang terkuat melanda negara Amerika Selatan tersebut dalam beberapa dasawarsa terakhir—mengguncang area penghasil kopi utama Kolombia pada Senin (10/8/2026) awal hari, mengubah gedung bertingkat menjadi puing-puing di kota-kota seperti Pereira dan Cali, serta menyebabkan salah satu menara katedral di kota Manizales runtuh.

Tim darurat nan dibantu oleh polisi, tentara, dan sukarelawan bekerja sepanjang malam menggunakan ekskavator—dan terkadang dengan tangan kosong—untuk mencari korban selamat di bawah reruntuhan.

José Fernando Usma, kepala tim pencarian dan penyelamatkan Palang Merah Kolombia bagian Quindio, mengatakan bahwa tim penyelamat telah mendeteksi bunyi dan sejumlah tanda nan mengindikasikan adanya korban selamat di bawah reruntuhan; mereka sekarang sedang memeriksa struktur gedung nan rusak serta menyingkirkan puing-puing untuk menjangkau orang-orang nan terjebak di bagian dalam.

"Kami tetap mempunyai rentang waktu nan cukup panjang. Kami mempunyai waktu sekitar 24 jam lagi untuk meletakkan angan bakal adanya kehidupan," ujarnya, sebagaimana dilansir Reuters.

Di Cali, kota dengan populasi sekitar 2,2 juta jiwa, setidaknya 95 orang tewas.

Puluhan gedung rusak parah hingga miring dalam posisi nan membahayakan alias hancur total, memaksa penduduk turun ke jalan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com