Kondisi pengungsian Nuseirat di Gaza.(Dok. AFP/Baba)
TRAGEDI kemanusiaan di Jalur Gaza kian memilukan. Hingga Sabtu (23/5/2026), otoritas medis setempat melaporkan bahwa jumlah korban tewas di Gaza akibat agresi nan berjalan sejak Oktober 2023 sekarang telah menembus nomor 72.783 jiwa.
Selain korban jiwa, info medis mencatat sebanyak 172.779 orang mengalami luka-luka. Laporan tersebut menegaskan bahwa kebanyakan korban dalam bentrok berkepanjangan ini adalah golongan rentan, ialah wanita dan anak-anak.
Krisis di Bawah Reruntuhan
Angka kematian nan dilaporkan diyakini tetap jauh di bawah jumlah sebenarnya. Sumber medis menyatakan bahwa ribuan korban lainnya tetap terjebak di bawah timbunan reruntuhan gedung nan hancur. Kendala akses bagi ambulans dan tim penyelamat membikin proses pemindahan menjadi sangat susah dilakukan.
Dalam perkembangan terbaru, sedikitnya 776 jenazah dilaporkan baru saja ditemukan dari kembali puing-puing gedung di beragam titik di wilayah kantong tersebut.
Dalam kurun waktu satu hari terakhir, delapan penduduk Palestina dilaporkan tewas dan 29 lainnya luka-luka, nan kemudian segera dilarikan ke rumah sakit di Gaza untuk mendapatkan perawatan darurat.
Pelanggaran Pasca-Gencatan Senjata
Meskipun sempat ada kesepakatan gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, kekerasan dilaporkan tetap terus terjadi. Sejak tanggal tersebut hingga hari ini, tercatat ada tambahan 890 korban tewas dan 2.677 orang luka-luka.
Kondisi akomodasi kesehatan di Gaza saat ini berada di titik nadir, dengan keterbatasan obat-obatan dan peralatan medis untuk menangani ratusan ribu korban luka nan terus berdatangan. Dunia internasional terus menyoroti eskalasi ini sebagai salah satu krisis kemanusiaan terburuk di abad ke-21.
| Total Korban Tewas | 72.783 orang |
| Total Korban Luka | 172.779 orang |
| Korban Tewas Pasca-Gencatan Senjata (11 Okt 2025) | 890 orang |
| Jenazah Baru Ditemukan di Reruntuhan | 776 orang |
Hingga buletin ini diturunkan, support kemanusiaan internasional tetap mengalami halangan pengedaran akibat blokade dan situasi keamanan nan tidak menentu di lapangan. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·