Arief Setyadi
, Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |15:20 WIB

Proses pemindahan korban banjir Nepal dan Tibet (Foto: BBC)
NEPAL - Korban tewas akibat banjir bandang di Nepal dan Tibet melonjak lebih dari sepekan lalu. Kini, tercatat 1.301 orang tewas dan 5.339 orang tetap hilang.
Melansir BBC, Jumat (4/9/2026), nomor tersebut mencakup 1.280 orang tewas dan 4.798 orang lenyap di Nepal, berasas pembaruan terbaru dari kepolisian negara tersebut.
Informasi dari pihak Tibet, para pejabat mengonfirmasi dalam konvensi pers kemarin bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 21 orang, dengan 541 orang tetap dinyatakan hilang.
Ratusan penduduk asing diyakini termasuk di antara mereka nan hilang, berasal dari setidaknya 34 negara .
Menteri Komunikasi Nepal, Bikram Timilsina, mengatakan ada angan untuk lebih banyak operasi penyelamatan. Dalam sebuah unggahan di Facebook, dia menulis: "Kami menunggu semakin banyak orang nan diselamatkan."
"Terima kasih nan sebesar-besarnya kepada semua pihak nan bekerja tanpa capek siang dan malam untuk menyelamatkan dua orang hidup-hidup!"
"Upaya dan angan sedang dilancarkan untuk menyelamatkan semakin banyak korban selamat," imbuhnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·