Kondisi Anjing Sissy di Dogs Ministry Usai Dilecehkan: Jadi Pendiam, Trauma

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Anjing pudel berjulukan Sissy milik Dogs Minsitry nan menjadi korban pelecehan di area Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (16/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Seekor anjing pomeranian berjulukan Sissy nan menjadi korban pelecehan di Dogs Ministry, Penjaringan, Jakarta Utara, mengalami perubahan perilaku. Perubahan itu terjadi tak lama dari peristiwa pelecehan nan dilakukan salah satu customer terhadap Sissy pada Senin (1/6) lalu.

Manager Operasional Dogs Ministry, Yuliana Monica Petronela mengungkapkan bahwa Sissy langsung menjalani visum usai kejadian tersebut.

“Sissy itu pada hari pertama, pada malam pertama itu dia menunjukkan perubahan perilaku jika dari hasil visumnya,” ungkap Monica saat dihubungi kumparan, Selasa (16/6).

Monica juga menyebut, usai kejadian Sissy jadi pendiam. Hal itu kontras dengan perilaku sebelumnya nan sangat aktif.

Anjing pudel berjulukan Sissy milik Dogs Minsitry nan menjadi korban pelecehan di area Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (16/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

“Biasanya kan anak itu lari ke sana ke mari, aktif, friendly, manis. Sekarang pas lenyap kejadian itu jadi kayak lebih pendiam, dia tiduran terus sih jadinya,” ujar Monica.

Sementara itu, berat badan anjing Sissy pun menurun signifikan. Ia juga didiagnosa anemia.

“Hari ketiga kemudian itu ditimbang juga dia turun 800 gram, nan mana jika untuk anjing mini itu banyak banget gitu 800 gram tuh. Dan dia didiagnosa anemia lantaran dia nggak mau makan kan,” tutur Monica.

Monica juga menjelaskan, darah anjing Sissy sempat dicek oleh master untuk diperiksa kesehatannya. Hal itu lantaran Monica cemas karena anjing Sissy bukan hewan pertama milik Dogs Ministry nan dilecehkan pelaku.

Suasana bermain di area lounge Dogs Ministry di area Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (16/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

“Kita mau cari tahu apakah ada penyakit di dalam alias nggak, lantaran kan takutnya ada virus alias kuman apa nan nggak jelas ya kan. Apalagi mendengar dia (pelaku) nggak gitu sama Sissy doang, sama anjing tetangganya pun begitu, jadi kita juga kan worry kan,” ungkap Monica.

“Tiga hari kemudian kita tes darah, hasilnya sih nggak ada penyakit lain,” imbuhnya.

Perubahan perilaku tersebut, kata Monica, dikarenakan kepala anjing Sissy dipaksa untuk menjilat kemaluan pelaku saat pelecehan terjadi.

“Karena kan ada sempat dipaksa kepalanya kayak dipaksa gitu loh kepalanya,” sebutnya.

Monica mengatakan anjing Sissy tidak dipindahkan ke tempat lain agar dia tetap berbareng lingkungan nan dikenalinya untuk menyembuhkan traumanya. Namun, dia diletakkan secara terpisah jika situasi di Dogs Ministry sedang ramai.

Suasana area cafe Dogs Ministry, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (16/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

“Sissy tetap di situ lantaran kan dia takutnya kita, dia trauma kan. Jadi jika misalnya dibawa ke lingkungan baru lagi takutnya dia malah tambah stres,” jelas Monica.

“Jadi kita biarkan tetap dia ada di rumahnya sama orang-orang nan dia kenal. Cuma kita batas hubungan dia sama pengguna dulu gitu,” tandasnya.

Adapun pelaku dalam kasus ini merupakan laki-laki berinisial OWL (22). Kasus ini telah dilaporkan kepada Polsek Penjaringan dan tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Suasana area cafe Dogs Ministry, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (16/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

"Kita sampaikan bahwa Polsek Metro Penjaringan memang telah menerima laporan mengenai masalah kejadian, kita sebut penyimpangan seksual terhadap salah satu objeknya itu hewan. Untuk TKP berada di Dog Ministry wilayah Penjaringan," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea kepada wartawan saat bertemu pers di Polsek Penjaringan, Senin (15/6).

Menurut Sampson, korban dan sejumlah saksi telah diperiksa. Sementara laki-laki nan dilaporkan juga sudah dimintai keterangan, namun statusnya tetap sebagai saksi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan